Salut dan Bikin Bangga! Suga BTS Sumbang Rp59 Miliar untuk Bangun Pusat Terapi Autisme, Jadi Sumbangan Terbesar Dunia Medis Korea Selatan

Suga dari BTS menyumbangkan Rp59 miliar untuk membangun pusat terapi autisme di Seoul, sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan mental anak-anak.

Zulfa Ayu Sundari
Oleh Zulfa Ayu Sundari - Reporter
Salut dan Bikin Bangga! Suga BTS Sumbang Rp59 Miliar untuk Bangun Pusat Terapi Autisme, Jadi Sumbangan Terbesar Dunia Medis Korea Selatan
Suga BTS. (Big Hit Music - Facebook/ BTS ()) (© 2025 Liputan6.com)

Suga BTS telah membuat sejarah dengan memberikan sumbangan terbesar yang pernah diterima sebuah rumah sakit di Korea Selatan. Donasi tersebut digunakan untuk mendirikan Pusat Terapi Min Yoongi di Rumah Sakit Severance, yang terletak di Distrik Seodaemun, Seoul.

Fasilitas ini bertujuan untuk mendukung pengobatan dan meningkatkan kemandirian sosial bagi individu yang mengalami gangguan spektrum autisme melalui berbagai terapi dan program penelitian. Sebagai bentuk penghormatan atas donasi ini, Rumah Sakit Severance mengadakan upacara khusus.

Suga menyerahkan sumbangan sebesar 5 miliar won, yang setara dengan Rp59 miliar. Dukungan ini menegaskan komitmen Suga terhadap isu kesehatan mental, terutama yang berkaitan dengan depresi di kalangan remaja dan upaya pemberdayaan pasien melalui tindakan nyata.

Suga mulai aktif terlibat dalam isu ini sejak November 2024, ketika ia menjalin komunikasi dengan Profesor Cheon Geun Ah dari Departemen Psikiatri Anak di Rumah Sakit Severance. Dalam pertemuan tersebut, Suga mendapatkan pemahaman bahwa pasien autisme memerlukan pendekatan yang lebih personal, dan tidak bisa ditangani dengan cara yang sama untuk semua orang.

Profesor Cheon menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Suga. Ucapan terima kasih tersebut tidak hanya ditujukan atas dukungan finansial yang diberikan, tetapi juga atas sumbangsih bakat dan kerja sukarela Suga dalam beberapa bulan terakhir.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Suga, bukan hanya atas dukungan finansialnya, tetapi juga atas kontribusi bakat dan kerja sukarelanya selama beberapa bulan terakhir," ujar Profesor Cheon.

Salah satu hasil dari kolaborasi mereka yakni peluncuran program MIND (Music, Interaction, Network, and Diversity) yang bertujuan untuk mengintegrasikan musik dalam terapi sosial dan emosional.

Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak autis dalam mengekspresikan diri mereka melalui berbagai aktivitas seperti bernyanyi, bermain alat musik, serta menulis dan berinteraksi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi serta memperkaya pengalaman sensorik yang mereka miliki.

Donasi yang diberikan oleh Suga merupakan kontribusi terbesar untuk Rumah Sakit Anak Severance, dan juga bagi seluruh jaringan Pusat Medis Yonsei yang mengelola rumah sakit tersebut. Pusat Terapi Min Yoongi direncanakan akan selesai pada bulan September 2025, dengan tujuan untuk memperluas layanan serta mengembangkan inisiatif baru yang berkelanjutan.

Dalam 7 bulan terakhir, Suga mengaku terlibat sebagai sukarelawan dan bekerja sama dengan Profesor Cheon untuk menyusun berbagai program. Dari pengalaman tersebut, dia menyadari musik memiliki kekuatan luar biasa dalam menyampaikan emosi dan membangun komunikasi.

"Selama tujuh bulan terakhir menjadi sukarelawan dan menyusun program bersama Profesor Cheon, saya menyadari bahwa musik adalah medium kuat untuk menyampaikan perasaan dan menjalin komunikasi," ujar Suga.

Dia pun merasa sangat beruntung bisa berpartisipasi langsung dalam terapi bagi anak-anak dengan autisme. Pengalaman ini sangat berarti baginya dan mendorong saya untuk terus mendukung program-program serupa di masa depan.

"Saya merasa sangat bersyukur bisa terlibat langsung dalam proses terapi anak-anak dengan autisme. Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti dan saya akan terus mendukung program-program serupa ke depannya," sambungnya.

Rekomendasi