Kejadian yang melibatkan Kiesha Alvaro dan Dimas Anggara di lokasi syuting baru-baru ini meninggalkan kisah tersendiri bagi Okie Agustina, ibunda Kiesha.
Okie yang hadir di tempat kejadian mengaku berusaha untuk tidak terlibat secara langsung. Saat dijumpai di Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Okie menjelaskan alasannya. Sebagai seorang ibu, dia merasa kesal, namun ada alasan penting yang membuatnya memilih untuk mengamati dari kejauhan.
Okie menyatakan bahwa ia tidak ingin citra Kiesha sebagai anak laki-laki yang mandiri menjadi terganggu. Ia merasa khawatir jika ia turun tangan untuk membela, putranya akan dianggap sebagai 'anak mami'.
"Kalau aku kan gini Kiesha ini anak laki-laki gitu. Walaupun kebetulan waktu itu aku ada di lokasi, namanya ibu pasti kesal ada cuma kalau aku lebih Kiesha ini anak laki-laki dan kalau aku tiba-tiba disitu dan aku belain atau ingin Kiesha, aku gak mau anak aku disangka 'itu anak mami'," tuturnya.
Keputusan Okie untuk tidak campur tangan menunjukkan pemikirannya yang matang sebagai seorang ibu. Ia lebih memilih untuk membiarkan Kiesha menghadapi situasi tersebut sendiri, agar putranya dapat belajar dari pengalaman itu. Dengan cara ini, Okie berharap Kiesha dapat tumbuh menjadi sosok yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.
Advertisement
Biarkan Kiesha Menyelesaikan Masalahnya Sendiri
Oleh karena itu, Okie memberikan kebebasan kepada putranya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara yang dia anggap tepat. Ia yakin bahwa Kiesha mampu menghadapi tantangan itu sebagai seorang pria dewasa.
"Jadi aku biarkan aja, selesai masalahnya secara laki-laki," kata Okie.
Kepercayaan ini menunjukkan bahwa Okie ingin putranya belajar dari pengalaman dan bertanggung jawab atas tindakannya sendiri. Dengan demikian, ia berharap Kiesha bisa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan kuat dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di kehidupannya.
Advertisement
Jangan Berlebihan Demi Anak Tercinta
Sikap untuk menahan diri kembali ditegaskan olehnya. Meskipun naluri keibuannya sangat kuat, Okie memutuskan untuk tidak menunjukkan reaksi berlebihan di hadapan publik demi menjaga reputasi putranya.
"Namanya ibu ya, apalagi perempuan kan, cuman itu balik lagi Aku menahan diri. Kenapa? Karena aku lihat Kiesha ini laki-laki, aku gak mau nanti Kiesha akan dicap orang 'Oh anak mami nih', gitu. Tapi akhirnya aku cuma liatin aja dari jauh," jelasnya.
Okie menegaskan pentingnya untuk tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan meskipun perasaannya sebagai seorang ibu sangat kuat. Ia ingin menghindari stigma negatif yang mungkin melekat pada anaknya.
"Namanya ibu ya, apalagi perempuan kan, cuman itu balik lagi Aku menahan diri. Kenapa? Karena aku lihat Kiesha ini laki-laki, aku gak mau nanti Kiesha akan dicap orang 'Oh anak mami nih', gitu. Tapi akhirnya aku cuma liatin aja dari jauh," ungkapnya.
Advertisement
Kiesha Menunjukkan Sikap Dewasa yang Patut Dibanggakan
Di sisi lain, Okie merasa bangga dengan sikap dewasa yang diperlihatkan oleh Kiesha. Ia berpendapat bahwa meskipun Kiesha memiliki karakter yang terkesan tengil, ia tetap mampu menunjukkan perilaku yang baik dengan tidak melawan orang yang lebih tua.
"Satu yang aku salut dari Kiesha ini, walaupun memang anaknya keliatan tengil, emang pembawaannya begitu ya. Tapi ya itu tetap menjaga adab sama orang yang lebih tua, gak cuma sama yang lebih tua, sama orang lain juga," katanya.