Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens

Sal menjelaskan lagu dan versi filmnya mengusung cerita yang sama, tentang makna rumah yang bukan sekedar bangunan fisik saja.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens
Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens (Merdeka.com)

Musisi Sal Priadi dan Sutradara Yandy Laurens baru saja merilis sebuah film pendek yang terinspirasi dari lagu Kita Usahakan Rumah Itu. Penulis dan penyanyi, Sal mengungkapkan lagu ini merupakan refleksi personal tentang rumah sebagai ruang batin.

"Buat saya, rumah itu bukan selalu tempat. Kadang rumah bisa berupa seseorang, kenangan, atau suara yang membuat kita tenang," kata Sal di Jakarta, Senin (9/6).

Sal menjelaskan lagu dan versi filmnya mengusung cerita yang sama, tentang makna rumah yang bukan sekedar bangunan fisik saja. Apa pun interpretasi yang terbentuk usai menonton film pendeknya, Sal menilai rumah akan selalu jadi hal yang diusahakan bersama.

"Lewat lagu ini, saya ingin menyampaikan bahwa rumah adalah sesuatu yang kita usahakan bersama," kata Sal.

Diperankan Amanda Rawless dan Chicco Kurniawan

Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens
Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens istimewa

Film pendek yang terinspirasi dari lagu 'Kita Usahakan Rumah Itu' berdurasi kurang dari 9 ini dibintangi Amanda Rawless dan Chicco Kurniawan. Film produksi OCBC ini mengambil pendekatan sinematik yang puitis dan simbolis khas film-film Yandy Laurens sang sutradara kawakan.

Sal mengaku senang karena film pendeknya ini mampu menggambarkan dinamika anak muda urban yang tengah mengusahakan rumah dalam berbagai makna.

Menurutnya, pemilihan pemain yang autentik dan narasi membumi benar-benar menjadi nyawa dari karya alihwahana ini. Dia berharap perpanjangan karya ini mampu menyentuh audiens dari berbagai aspek.

Diangkat dari Kisah Nyata

Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens
Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens istimewa

Yandy Laurens menjelaskan cerita di film pendek ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya. Dia mengaku dulu kerap tinggal nomaden alias berpindah-pindah dari rumah ke rumah.

Hanya saja, rumah masa kecilnya di Makassar meninggalkan kesan tersendiri. Dia mengaku setiap melintas di rumah lamanya, selalu teringat masa kanak-kanak.

"Sampai sekarang kalau ke Makassar saya selalu lewat di depan rumah masa kecil sambil saya walaupun cuma dari jauh," tutur Yandy.

Sehingga ketika mendapatkan proyek film pendek ini, Yandy memilih cerita tersebut untuk memvisualisasikan karya Sal Priadi. Bahkan lokasi syutingnya tak jauh dari rumah masa kecilnya.

"Lokasi syutingnya itu berjarak sekitar dua rumah dari rumah masa kecil saya dulu. Jadi, bentuk atau konstruksinya masih sama," kata Yandy.

Lewat film ini Yandy ingin mengajak penonton untuk melihat berbagai persepsi lain dari rumah. Pada masa sekarang, rumah kerap kali dipandang sebatas aset atau benda mati.

Padahal, ada sisi-sisi sentimental yang terkadang tak juga bisa dipisahkan. "Tanpa kita sadari, memori-memori rumah akan menjadi kekuatan untuk masa depan kita," imbuhnya.

Produksi OCBC

Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens
Sal Priadi Rilis Film Pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' Garapan Sutradara Yandy Laurens istimewa

Marcomm & Loyalty Business Head OCBC, Nanda Nandiana menjelaskan peluncuran film pendek 'Kita Usahakan Rumah Itu' menjadi bagian dari visi besar perusahaan yang ingin mengajak generasi muda untuk mulai berani membangun masa depan. Tak terkecuali memiliki rumah impian tanpa harus mengorbankan gaya hidup dan kestabilan finansial.

Melalui musik video ini, OCBC pun ingin menyampaikan pesan rumah bukanlah sekadar bangunan fisik, melainkan ruang emosional yang dibangun melalui usaha.

"Kami hadir sebagai solusi finansial agar mereka bisa mulai mencicil mimpi, termasuk rumah impian mereka. Diharapkan dengan pendekatan yang lebih fun dan emosional dari musik video ini kamipun bisa menggaungkan kami hadir dengan solusi lengkap," tutur Nanda.

Seiring dengan peluncuran musik video ini, OCBC ingin memperkuat komitmennya untuk membantu anak muda dalam merancang masa depan finansial yang sehat. Dengan berbagai solusi perbankan dan edukasi finansial yang relevan, OCBC percaya bahwa memiliki rumah bukan lagi mimpi yang terlalu jauh untuk diraih.

Untuk itu, OCBC tidak hanya menyampaikan pesan inspiratif, tetapi juga menghadirkan solusi konkret yang bisa dimanfaatkan langsung generasi muda.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman perbankan yang tidak rumit, dekat, dan solutif. Kami percaya bahwa perencanaan keuangan tidak harus mengkhawatirkan. Justru harus memberdayakan," kata Nanda.

Nanda menambahkan OCBC percaya memiliki rumah bukan lagi sesuatu yang jauh untuk diraih. Kuncinya perlu merancang masa depan finansial yang lebih sehat.

Kini film pendek ini sekarang bisa ditonton di YouTube Sal Priadi.

Rekomendasi