Serial Duren Jatuh yang diproduksi Sinemart dan dibintangi Zoe Abbas, Nino Fernandez, serta Arya Mohan kini sedang menjadi topik hangat. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Duren Jatuh telah menjadi trending di berbagai negara.
Diskusi di kalangan penonton pun kian marak, terutama karena serial ini mengangkat tema yang jarang dibahas secara terbuka, yaitu hubungan cinta dengan perbedaan usia yang cukup signifikan.
Cerita dalam Duren Jatuh berfokus pada Julian (Nino Fernandez), seorang duda, dan Anne (Zoe Abbas) seorang gadis muda yang cerdas dan bersemangat. Serial ini mengeksplorasi dimensi emosional dan sosial dari hubungan antar generasi.
Menariknya, psikolog Dewi Sartika, M.Psi., turut memberikan pendapatnya. Dia menilai tema yang diangkat dalam serial ini mencerminkan realitas yang ada di masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika penonton memberikan apresiasi terhadap keberanian serial ini dalam mengangkat isu tersebut.
Advertisement
Psikolog Dewi Sartika mengungkapkan serial ini menciptakan kesempatan untuk diskusi yang konstruktif mengenai dinamika hubungan antar usia. Menurutnya, perbedaan usia tidak menjadi isu utama asalkan hubungan tersebut dibangun dengan saling menghormati.
"Serial ini berhasil menunjukkan bahwa yang lebih tua belum tentu dominan, dan yang lebih muda belum tentu naif," ujarnya.
Advertisement
Dewi Sartika menambahkan pentingnya saling pengertian dalam menjalin hubungan dapat mengurangi stigma negatif yang seringkali melekat pada hubungan dengan perbedaan usia. Ia percaya setiap individu, terlepas dari usianya, memiliki potensi untuk saling belajar dan tumbuh bersama.
"Tapi tetap, tantangan dalam hubungan seperti ini tidak sedikit," kata Dewi Sartika mengingatkan.
Duren Jatuh berhasil menarik perhatian masyarakat dengan menunjukkan bahwa cinta tidak mengenal batasan usia. Penonton diajak untuk melihat cinta dari perspektif yang lebih luas.
Advertisement
Salah satu poin penting yang disampaikan bahwa kedekatan emosional dan saling pengertian dapat terjalin meskipun terdapat jarak usia yang signifikan antara kedua individu. Untuk mendalami karakter Julian, Nino Fernandez melakukan perubahan fisik melalui metode intermittent fasting.
Sang aktor menjalani puasa selama 16 hingga 24 jam. Selama masa puasa tersebut, ia meningkatkan asupan protein dengan mengonsumsi daging sapi dan telur, serta mengurangi karbohidrat dan gula.
"Turun 6 sampai 7 kilogram kali ya," ungkap Nino Fernandez.
Dia berharap penampilannya sebagai Julian dapat meyakinkan para penonton. Sebagai informasi, film Duren Jatuh yang diproduksi Sinemart dapat disaksikan di platform streaming WeTV setiap hari Jumat dan Sabtu pada pukul 18.00 WIB.