Chika Jessica Sisihkan Honor Demi Koleksi Labubu, Akui FOMO karena Lisa Blackpink

Chika Jessica mengakui bahwa ia merasa khawatir jika tidak mengikuti perkembangan tren yang ada.

Zulfa Ayu Sundari
Oleh Zulfa Ayu Sundari - Reporter
Chika Jessica Sisihkan Honor Demi Koleksi Labubu, Akui FOMO karena Lisa Blackpink
Chika Jessica (Foto: Istimewa) (© 2025 Liputan6.com)

Tak disangka, artis Chika Jessica ternyata memiliki budget khusus untuk membeli berbagai produk dari merek mainan terkenal asal Tiongkok, seperti Cry Baby, Labubu, dan Dimoo. Ia mengungkapkan bahwa ia rela menyisihkan sebagian dari penghasilannya untuk menambah koleksi mainan yang ada di rumahnya.

"Jadi, kalau misalkan ada honor, aku sisihkan dulu sedikit untuk membeli produk-produk (di toko resminya) ini," kata Chika saat acara di Mall Kelapa Gading, Jumat (17/4/2025).

Selain itu, Chika juga mengakui bahwa rasa khawatir akan ketinggalan tren atau FOMO (Fear of Missing Out) menjadi salah satu faktor utama yang mendorongnya untuk membeli barang-barang yang sedang populer.

"Kalau misalkan ada item lagi hits, kaya misalnya si Lisa (BLACKPINK) pakai apa gitu, terus ikut-ikutan. FOMO sih sebenarnya, tapi enggak apa-apa kan FOMO ya, beli sendiri ya kan?" ujarnya.

Dengan demikian, kecintaannya pada koleksi mainan tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang dipengaruhi oleh tren yang ada.

Rangga Moela, seorang penyanyi yang juga merupakan penggemar IP dari Pop Mart, menyatakan bahwa harga barang di toko-toko yang beroperasi di Indonesia sebenarnya jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan harga di negara lain.

"Harapannya kita enggak usah jauh-jauh pergi ke luar negeri karena menurut informasi harga di Indonesia tuh yang termurah. Jadi buat apa pergi ke luar negeri? Sabar aja, tungguin semua item-itemnya yang baru nanti masuk, pasti juga bakal masuk ke Indonesia gitu. Jadi, biar kita mensukseskan dulu yang ada di negeri sendiri daripada yang ada di negeri orang gitu," jelas Rangga.

Menurut Rangga, ada baiknya untuk menunggu kedatangan item-item baru yang akan tersedia di Indonesia, alih-alih melakukan perjalanan ke luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa kita bisa mendukung produk lokal dan menikmati harga yang lebih murah. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan kesempatan untuk mendapatkan barang-barang yang diinginkan.

Selain itu, hal ini juga dapat membantu perekonomian lokal agar tetap berkembang dan berdaya saing. Rangga berharap agar semua orang bisa bersabar dan menantikan kehadiran produk-produk baru yang akan datang ke Indonesia.

Saat ini, Pop Mart Indonesia telah resmi meluncurkan gerai keempatnya yang terletak di Summarecon Mall Kelapa Gading, khususnya di lantai Ground Floor. Dengan luas mencapai 154 meter persegi, gerai ini mencerminkan komitmennya dalam mendukung kreativitas dan keberadaan komunitas kolektor mainan desain di tanah air.

Rudy Kurniawan, selaku Business Development Manager PT POP MART Indonesia, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Mall Kelapa Gading didasarkan pada penilaian bahwa pasar di sana sejalan dengan karakteristik Pop Mart.

"Jadi dari Kota Kasablanka kami geser ke Kelapa Gading. Jadi, kami mau ke depannya bisa meng-cover satu Jakarta," kata Rudy saat acara pembukaan POP Mart di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada hari Jumat, 17 April 2025.

Rekomendasi