Magis Go-Jek Indonesia, mampu pikat banyak investor global

Go-Jek berkembang pesat sejak tahun 2015

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
Magis Go-Jek Indonesia, mampu pikat banyak investor global
Go-Jek. TechinAsia.com

Kabar membanggakan bagi pelaku start-up nasional baru saja disampaikan oleh Go-Jek Indonesia. Ya, Go-Jek mengumumkan bila pihaknya telah mendapat pendanaan dari sebuah konsorsium investor global senilai Rp 7,2 triliun. Angka ini adalah terbesar yang pernah diterima oleh start-up teknologi di Asia Tenggara.

Konsorsium investor global tadi terdiri dari beberapa investor finansial, yakni KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Markets. Bahkan, menurut Business Wire, ada investor internasional lain yang belum disebutkan dalam daftar tadi.

Yang tidak kalah bikin kagum, pendanaan atau funding besar ini didapat Go-Jek hanya 10 bulan pasca investasi dari Sequiola Capital India. Selain Sequiola, Go-Jek sudah mendapat pendanaan dari Northstar Group, DST Global, NSI Ventures, Rakuten Ventures, dan Formation Group.

Melihat pencapaian fenomenal Go-Jek itu, tentu membuat publik bertanya-tanya, apa daya 'magis' yang dimiliki start-up yang dipimpin oleh Nadiem Makarim itu?

Pencapaian hebat dalam waktu singkat

Pertama, perlu kita ketahui bila Go-Jek saat ini termasuk start-up paling hot di Indonesia. Meski harus bersaing dengan Uber dan Grab, Go-Jek sudah bermitra dengan lebih dari 200.000 pengendara ojek dan beroperasi di 10 kota besar lebih di tanah air.

Layanan dari Go-Jek pun jenisnya sangat banyak, total ada 12 layanan! Yang terbaru, sekaligus mulai banyak diminati adalah layanan sewa mobil online, GoCar.Layanan antar makanan, Go Food, juga disebut sudah bekerja sama dengan 35.000 pedagang di seluruh Indonesia.

Berdasarkan pencapaian besar Go-Jek yang baru dibangun tahun 2010 itu, tentu banyak investor tertarik. Terutama setelah Go-Jek mengklaim bila selama bulan Mei 2015 sampai Juni 2016 ini, perusahannya tumbuh 100 kali lipat!

Go-Jek di mata investor

Bagi Direktur KKR Asia, Terence Lee, Go-Jek merupakan start-up yang unik dan memiliki potensi untuk menjadi penyedia layanan nomor satu di semua kategori, khususnya di Indonesia. Lebih lanjut, Terence Lee juga terpikat pada inovasi dari Go-Jek.

"Pondasi dari kesuksesan Go-Jek adalah fokusnya menyediakan solusi online yang inovatif, mudah, murah untuk meningkatkan kualitas hidup pelanggannya sehari-hari," ujar Terence Lee.

Di sisi lain, Jeffrey Perlman, Head of Southeast Asia dari Warburg Pincus, menambahkan bila Go-Jek bisa memposisikan diri dengan baik sebagai layanan serba ada bagi kalangan kelas menengah dan kaum muda yang tengah 'gila' teknologi.

"Go-Jek ada di jalur tepat untuk menjadi platform populer di sektor layanan sehari-hari seperti transportasi, makanan, logistik, dan pembayaran," kata Jeffrey Perlman.

Sumber: Business Wire, TechinAsia

Rekomendasi