Merdeka.com tersedia di Google Play

Rematik (2)

Apa sih penyebab rematik?

Reporter : Destriyana | Minggu, 27 Januari 2013 14:27


Apa sih penyebab rematik?
Ilustrasi nyeri lutut. ©Shutterstock/Little_Desire

Merdeka.com - Arthritis adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan kerusakan pada sendi tubuh. Istilah arthritis berasal dari bahasa Yunani, di mana 'artho' berarti bersama dan 'itis' untuk peradangan. Ada lebih dari 100 bentuk arthritis yang ditemukan saat ini. Dua jenis utama dari arthritis adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, yang juga dikenal sebagai rematik.

Osteoarthritis merupakan penyakit sendi degeneratif, yang disebabkan sebagai akibat dari trauma infeksi atau bisa karena faktor usia. Lain halnya dengan Rheumatoid Arthritis (RA), yang merupakan gangguan kronis, inflamasi sistemik yang dapat mempengaruhi jaringan dan organ, serta sering menyerang sendi sinovial. Berikut adalah penyebab dari rematik seperti dilansir Buzzle.com.

Gangguan autoimun

Wanita tiga kali lebih berisiko terkena rematik dibanding pria. Penyakit ini biasanya diderita antara usia 40 dan 50-an, namun orang-orang dari segala usia juga dapat terkena rematik. Penyebab yang sering dikaitkan dengan rematik adalah sistem autoimun tubuh, namun hingga saat ini penyebabnya masih belum sepenuhnya diketahui.

Sel darah putih

Sel-sel darah putih melawan virus atau bakteri, yang mencoba untuk menyerang tubuh. Mereka mengalir dalam darah ke seluruh tubuh, tetapi ketika mereka bergerak keluar dari aliran darah dan masuk ke membran di sekitar sendi, mereka menyebabkan rematik. Oleh karena itu, bukannya melawan para penyusup dalam tubuh, mereka justru mengiritasi lapisan membran di sekitar sendi dan menyebabkan rasa sakit.

Racun dalam tubuh

Limbah beracun dalam darah, berkonsentrasi di sekitar sendi dan tulang, yang pada akhirnya dapat menimbulkan rematik. Produk makanan seperti daging, gula, roti dan sereal olahan juga dapat meninggalkan banyak limbah beracun dalam tubuh, yang bisa bergerak ke seluruh tubuh dan membuat tempat untuk dirinya sendiri dalam sendi dan menimbulkan rematik. Selain itu, makan terlalu banyak makanan yang mengandung asam juga berbahaya bagi kesehatan sendi dan tulang dalam tubuh.

Faktor genetik

Menurut para ilmuwan, faktor genetika juga memiliki peran penting dalam menyebabkan kondisi ini, seperti yang sering kita tahu bahwa rematik dikenal sebagai penyakit keturunan. Disamping itu, ketidakseimbangan hormon juga dapat menyebabkan rematik. Jika kandung empedu tidak berfungsi seperti yang diharapkan, maka seseorang dapat mengalami rheumatoid arthritis.

Penyebab rematik palindromic

Seperti halnya dengan penyebab rematik, penyebab rematik palindromic juga tidak diketahui. Namun, para ilmuwan menduga bahwa kondisi ini disebabkan oleh sistem autoimun tubuh. Satu sampai tiga sendi dapat diserang dalam kondisi ini. Lutut, jari-jari dan sendi besar lebih rentan terhadap rematik palindromic. Namun, Anda tak perlu takut pada rematik palindromic, kondisi ini tidak menyebabkan kerusakan yang signifikan pada tulang dan jaringan lunak yang terpengaruh oleh itu.

Karena sulit untuk menentukan salah satu dari penyebab rematik, garis pengobatan pasien juga berbeda. Seorang dokter dapat memberikan perlakuan, resep diet dan program latihan yang berbeda untuk mengatasi kondisi tersebut.

[des]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kebugaran, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kebugaran.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Alex Noerdin geram anak buahnya bak ayam sakit saat pelantikan
  • Pemakai jam tangan palsu tak bisa dipidana
  • The Amazing Spider-Man 2 Berjaya di Inggris
  • Pantau pembangunan Waduk Brigif, Jokowi naik ekskavator
  • Ditjen Pajak endus praktik ilegal vila asing di Bali
  • Pria pelantun 'Ada Apa Dengan Cinta' jadi anggota DPRD Banyumas
  • Menkum HAM pernah tergoda barang-barang palsu
  • Tentara masuk desa garap kampung terpencil & kawasan kumuh kota
  • Kenali 5 gejala diabetes pada wanita!
  • Usai kampanye Pileg, PDIP akui punya utang Rp 6,3 M
  • SHOW MORE