Salahkan Dinas PU, Ahok blak-blakan tak siap hadapi banjir

"Kalau menurut saya harusnya Suku Dinas PU timur tahun 2014 harusnya sudah beres," ujar Ahok.

Ahmad Baiquni
Oleh Ahmad Baiquni - Reporter
Salahkan Dinas PU, Ahok blak-blakan tak siap hadapi banjir
Banjir Jakarta. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku pihaknya tidak siap mengantisipasi terjadinya banjir di musim penghujan tahun ini. Dia mengaku kecewa lantaran pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) tidak bekerja secara serius."Kami enggak siap penuh ini. Jujur saja, kita sangat kecewa, misalnya contoh Jakarta Timur. Kalau menurut saya harusnya Suku Dinas PU timur tahun 2014 harusnya sudah beres," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (14/11).Ahok mengatakan Sudin PU Jakarta Timur terbukti tidak melakukan langkah antisipasi banjir. Dia mencontohkan salah satunya tidak berjalannya proyek sodetan yang terhubung dengan Kanal Banjir Timur (KBT)."Kenapa sih seluruh timur itu enggak bikin sodetan, enggak bikin gorong-gorong. Kamu gali selokan juga kebuang ke sana. Lewatin jalan ya tutup. Itu hampir enggak dikerjakan. Sodetan juga kalau Sudin yang lama juga buntu. Ya saya enggak tahu ini korupsi atau main, makanya kami copot," kata dia.Di samping itu, Ahok juga mengeluhkan solusi yang ditempuh dinas PU dalam mengatasi banjir. Menurut dia, cara Dinas PU meninggikan jalan bukan langkah yang tepat."Kalau tergenang atasi sumber airnya kan. Kalau dia lebih rendah dari laut ya pasang pompa gitu loh. Harusnya digali, bukan meninggikan jalan. Kalau meninggikan jalan mau dikejar sampai mana?" terang dia.Atas hal itu, Ahok terpaksa melakukan pemecatan dan penurunan pangkat beberapa pejabat di lingkungan Dinas PU. Dia menilai banyak pejabat Dinas PU yang bekerja terlalu berorientasi proyek."Jadi memang saya lihat otaknya enggak mau menyelesaikan masalah, cuma proyek," ungkap Ahok.

Rekomendasi