BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di pesisir utara Ibu Kota yang berlaku hingga 31 Juli 2026. Peringatan ini berkaitan dengan fenomena fase bulan purnama yang dapat meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Informasi tersebut mengacu pada data meteorologi yang menunjukkan potensi pasang puncak di beberapa hari ke depan. BPBD meminta warga di kawasan pesisir meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air laut.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir untuk lebih waspada, terutama saat pasang mencapai puncaknya.
Advertisement
Dampak Fase Bulan Purnama di Pesisir Jakarta
Peringatan ini dikeluarkan menyusul fase bulan purnama yang berpotensi mendorong kenaikan muka air laut. Kondisi tersebut dapat memicu luapan air laut ke daratan atau banjir rob di sejumlah titik pesisir utara Jakarta.
BPBD mengutip informasi dari BMKG terkait peringatan dini banjir pesisir. "Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) akibat adanya fenomena Fase Bulan Purnama berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta," tulis BPBD DKI Jakarta dalam keterangannya, dikutip Sabtu (25/7/2026).
Isnawa menekankan potensi genangan pada beberapa lokasi. "Fenomena ini berpotensi menyebabkan banjir rob di sejumlah titik," ucap Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta.
Advertisement
11 Wilayah Rawan Banjir Rob di Jakarta Utara
BPBD mencatat sedikitnya 11 kelurahan di Jakarta Utara yang berpotensi terdampak. Warga di lokasi-lokasi berikut diminta memantau kondisi pasang-surut dan memperhatikan peringatan dari petugas di lapangan.
- Kamal Muara
- Kapuk Muara
- Penjaringan
- Pluit
- Ancol
- Kamal
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
Selain itu, seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu juga berpotensi mengalami banjir rob dalam beberapa hari ke depan, seiring peningkatan tinggi muka air laut.
Advertisement
Langkah Warga: Hindari Pesisir Saat Pasang, Cek Drainase
BPBD mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di kawasan pesisir saat air laut pasang untuk meminimalkan risiko keselamatan dan paparan genangan.
Warga juga diminta memastikan sistem drainase lingkungan berfungsi baik agar aliran air lancar dan genangan cepat surut jika terjadi banjir rob.
Untuk pemutakhiran informasi dan layanan darurat, BPBD meminta masyarakat memanfaatkan kanal resmi dan layanan siaga. "Masyarakat juga dapat memantau informasi terkini melalui kanal resmi BPBD. Jika menemukan kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112," kata Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta.