Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengonfirmasi kelompok usia lansia dan remaja belum mencapai 100 persen dalam program vaksinasi Covid-19. Hal ini yang menjadi salah satu faktor 1,8 juta warga Jakarta tercatat belum mendapatkan vaksin.
"Jadi kalau data di kita masih ada elemen ada sisa, lansia masih ada, kalau di tenaga kesehatan insya allah sudah lebih rapi. Tapi di publik, lansia, remaja, semua masih menyisakan belum selesai 100 persen," ucap Widya, Selasa (26/10).
Agar seluruh warga Jakarta terkonfirmasi 100 persen menerima vaksin secara lengkap, Widya mengatakan beragam upaya terus dilakukan. Salah satu contoh melakukan vaksinasi pada malam hari.
Sebab, imbuh Widya, dari hasil pemetaan oleh Dinas Dukcapil dan Kominfo, terdapat segmentasi masyarakat yang baru memiliki waktu senggang pada sore.
"Ternyata memang segmentasinya ada, ada para warga yang memang longgar di sore sampai malam, jadi kita siapkan," jelasnya.
Mengutip data corona.jakarta.go.id, jumlah warga ber-KTP Jakarta sebagai penerima vaksin sebanyak 8.941.211 orang. Dari jumlah tersebut, 1.923.667 warga terdeteksi belum menerima vaksin, meskipun dosis pertama.