Aparat penegak hukum AS sedang menyelidiki dugaan seorang perempuan telah mengambil laptop atau hardisk dari Kantor Ketua DPR AS, Nancy Pelosi saat penyerbuan Gedung Parlemen atau US Capitol pada 6 Januari lalu dan mencoba menjual perangkat tersebut ke intelijen Rusia, menurut sebuah dokumen pengadilan.
Seorang agen FBI membeberkan rincian kasus tersebut dalam sebuah pernyataan tertulis yang sah pada Minggu malam yang menggarisbawahi sebuah kasus kejahatan terhadap Riley June Williams, seorang perempuan asal Pennsylvania yang dituduh secara ilegal menyerbu Capitol dan mengarahkan perusuh lainnya menuju kantor Pelosi.
Pencurian perangkat elektronik dari kantor para anggota kongres telah menjadi kekhawatiran yang disuarakan terus menerus menyusul penyerbuan Capitol oleh pendukung Presiden Donald Trump.
Dilansir Reuters, Selasa (19/1), penjabat Jaksa Agung AS,Michael Sherwin menyampaikan setelah serangan beberapa pencurian membahayakan keamanan nasional.
Menurut dokumen tertulis yang diajukan ke Pengadilan Distrik AS untuk DC, FBI menerima petunjuk atau informasi dari seseorang yang menyatakan mereka adalah mantan pacar Williams.
Pemberi petunjuk ini mengatakan Williams bermaksud mengirim perangkat komputer itu ke seorang teman di Rusia, yang kemudian berencana menjualnya ke SVR, badan intelijen asing Rusia.
Advertisement
Menurut si pemberi informasi yang dinyatakan dalam dokumen resmi itu, pengiriman perangkat komputer itu ke Rusia batal tanpa alasan yang jelas dan Williams antara masih memegang perangkat itu atau sudah merusaknya. Penyelidikan masih terbuka untuk hal ini.
Williams belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi terkait hal ini.
Menurut FBI, tampaknya Williams kabur dari alamatnya di dekat Harrisburg, Pennsylvania, di mana dia tinggal bersama ibunya, tak lagi mengaktifkan nomor ponselnya, dan menutup akun media sosialnya.
Juru bicara Nancy Pelosi, Drew Hammill, belum menanggapi permintaan komentar.
Dua hari setelah penyerbuan Capitol, Hammill mengatakan sebuah laptop yang digunakan untuk presentasi dicuri dari ruang konferensi di kantor Pelosi. Belum jelas apakah perangkat itu yang diduga dicuri Williams.