Bank Indonesia (BI) berhasil mencatat lebih dari 85 ribu transaksi digital dalam ajang Pemilihan Putra Putri Bitung (PPB) 2025 di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Pencapaian ini diumumkan oleh Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto pada hari Rabu di Manado, menegaskan komitmen BI dalam mendorong ekonomi digital.
Kolaborasi strategis antara BI dan Ikatan Putra Putri Bitung menjadi kunci utama dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di wilayah tersebut. Inisiatif ini juga bertujuan untuk memperluas adopsi pembayaran nontunai di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda Bitung.
Melalui dukungan terhadap PPB 2025, BI tidak hanya mencari talenta muda berprestasi, tetapi juga menjadikannya sarana efektif untuk meningkatkan literasi keuangan dan mendorong penggunaan Transaksi Digital Bitung. Hal ini sejalan dengan upaya percepatan digitalisasi transaksi sebagai bagian integral dari transformasi ekonomi daerah.
Advertisement
Advertisement
Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara secara aktif berkolaborasi dengan Ikatan Putra Putri Bitung untuk memajukan penggunaan pembayaran digital. Kemitraan ini terbukti efektif dalam mencatat lebih dari 85 ribu transaksi digital selama penyelenggaraan PPB 2025. Joko Supratikto, Kepala BI Perwakilan Sulut, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mempercepat transformasi ekonomi digital.
Dukungan terhadap ajang PPB 2025 bukan sekadar bentuk apresiasi terhadap generasi muda, melainkan juga strategi untuk memperluas literasi keuangan. Para finalis PPB 2025 diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya dan kemudahan Transaksi Digital Bitung. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana kreativitas generasi muda dapat menjadi pendorong utama transformasi digital.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa transformasi digital dapat dimulai dari kreativitas generasi muda, dengan dukungan mereka, masyarakat semakin percaya untuk menggunakan pembayaran digital,” ujar Ircham Andrianto Taufick, Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara. Pernyataan ini menggarisbawahi peran sentral kaum muda dalam adopsi teknologi pembayaran.
Advertisement
Melalui kegiatan ini, BI melihat adanya semangat tinggi dari masyarakat Bitung untuk mengadopsi pembayaran digital sebagai bagian dari gaya hidup modern. Peningkatan jumlah transaksi digital ini menjadi indikator positif terhadap kesiapan masyarakat dalam menyambut era ekonomi digital yang lebih inklusif dan efisien.
Advertisement
Dalam rangkaian kegiatan PPB 2025, sebanyak 19 finalis mendapatkan pembekalan intensif melalui program Training of Trainers (ToT). Materi yang diberikan meliputi kebijakan Bank Indonesia terkait sistem pembayaran, seperti Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan Pelindungan Konsumen (PeKa). Pembekalan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman mereka.
Tujuan utama dari pembekalan ini adalah untuk memperkuat peran para finalis sebagai agen literasi keuangan yang handal. Mereka diharapkan mampu menjangkau publik secara langsung, terutama kalangan muda, yang merupakan penggerak utama perubahan perilaku pembayaran. Peningkatan literasi ini krusial untuk mendorong Transaksi Digital Bitung yang lebih luas.
Ircham Andrianto Taufick menambahkan, “Perubahan perilaku masyarakat menjadi fokus utama kami. Dengan meningkatnya pemahaman dan kenyamanan dalam menggunakan QRIS, kami percaya transformasi ekonomi digital akan semakin cepat terwujud.” Pernyataan ini menekankan pentingnya edukasi dalam mengubah kebiasaan masyarakat.
Advertisement
Pemberian gelar "BI-STARS" kepada finalis dengan pemahaman terbaik dalam sesi wawancara mendalam tentang kebijakan sistem pembayaran menjadi bentuk apresiasi. Selain itu, gelar "Favorit" diberikan kepada peserta dengan jumlah suara QRIS terbanyak dari masyarakat, menunjukkan partisipasi aktif dalam ekosistem pembayaran digital.
Advertisement
Peningkatan signifikan volume Transaksi Digital Bitung ini sejalan dengan target nasional Bank Indonesia untuk memperluas penggunaan QRIS di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan langkah strategis untuk mendorong inklusi keuangan yang lebih merata, memastikan semua lapisan masyarakat dapat mengakses layanan keuangan modern.
Langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat posisi Kota Bitung sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi penting di Sulawesi Utara. Dengan adopsi digital yang tinggi, Bitung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam percepatan transformasi ekonomi. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar daerah.
Bank Indonesia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan komunitas dan generasi muda di masa depan. Mereka dipandang sebagai katalisator penting dalam memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan literasi masyarakat. Ini adalah upaya berkelanjutan untuk membangun ekosistem pembayaran digital yang kuat.
Advertisement
Tujuan akhirnya adalah mewujudkan ekosistem pembayaran digital yang tidak hanya kuat dan modern, tetapi juga merata di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Dengan demikian, manfaat dari ekonomi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews