Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil mencatat prestasi gemilang dengan melampaui target Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) per September 2025. Total pendapatan yang berhasil dihimpun mencapai Rp30,6 miliar, jauh di atas target pemerintah pusat sebesar Rp26,5 miliar.
Capaian impresif ini menunjukkan persentase 115,4 persen dari target yang telah ditetapkan, menempatkan Imigrasi Kendari sebagai salah satu instansi dengan kinerja terbaik. Keberhasilan ini diumumkan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya, di Kendari pada Selasa (22/10).
Pencapaian luar biasa ini didorong oleh berbagai inovasi pelayanan serta tren positif dalam permohonan paspor dan izin tinggal Warga Negara Asing. Faktor-faktor ini secara signifikan berkontribusi pada peningkatan penerimaan negara di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Muhammad Novrian Jaya, merinci bahwa capaian PNBP ini berasal dari tiga sektor utama. Kontribusi terbesar datang dari izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) yang mencapai Rp22,5 miliar. Sektor ini menunjukkan aktivitas signifikan terkait keberadaan WNA di wilayah kerja Imigrasi Kendari.
Sementara itu, PNBP dari layanan paspor juga memberikan sumbangan yang tidak sedikit, yakni sebesar Rp7,4 miliar. Pendapatan lain-lain turut melengkapi total penerimaan dengan angka Rp697 juta. Kombinasi ketiga sektor ini menjadi pilar utama dalam melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah.
Selama periode yang sama, Imigrasi Kendari telah menerbitkan total 12.661 dokumen perjalanan paspor. Angka ini mencakup 9.698 paspor baru, 69 penggantian karena hilang, dan 3 paspor rusak. Selain itu, terdapat 242 paspor yang diganti karena halaman penuh dan 2.649 paspor karena habis masa berlaku, menunjukkan tingginya permintaan layanan paspor.
Advertisement
Untuk layanan izin tinggal WNA, Imigrasi Kendari juga memproses sejumlah besar dokumen. Tercatat 5.907 dokumen perpanjangan izin tinggal kunjungan dan 2.507 dokumen perpanjangan izin tinggal terbatas (ITAS) telah diterbitkan. Sebanyak 673 dokumen izin lainnya juga turut diproses, menegaskan peran vital Imigrasi Kendari dalam pengawasan dan pelayanan WNA.
Advertisement
Capaian PNBP yang melampaui target ini tidak terlepas dari berbagai inovasi pelayanan yang diterapkan oleh Kantor Imigrasi Kendari. Salah satu program unggulan yang berkontribusi besar adalah IKENI LAPAK (Imigrasi Kendari Layanan Paspor Antar Kabupaten/Kota). Program ini merupakan layanan jemput bola yang dirancang untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil.
Muhammad Novrian menjelaskan bahwa wilayah kerja Imigrasi Kendari membawahi delapan kabupaten dan satu kota dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Melalui IKENI LAPAK, petugas Imigrasi Kendari secara langsung turun ke kabupaten-kabupaten untuk membuka layanan paspor keliling. "Dalam sekali kegiatan, kami bisa melayani 50 orang hingga 200 orang, tergantung wilayahnya," ujar Novrian.
Program IKENI LAPAK terbukti sangat efektif dalam meningkatkan pelayanan publik dan PNBP, khususnya dari sektor penerbitan paspor. Ini terjadi di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh masyarakat, menunjukkan komitmen Imigrasi Kendari untuk pemerataan layanan. Inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan proaktif dapat menghasilkan dampak positif.
Advertisement
Selain inovasi pelayanan, peningkatan PNBP juga didorong oleh dua faktor utama lainnya. Pertama, meningkatnya tren permohonan paspor untuk keperluan haji dan umrah dari masyarakat. Kedua, bertambahnya investasi di sektor industri nikel yang menyebabkan peningkatan jumlah tenaga kerja asing (TKA) di wilayah kerja Imigrasi Kendari, yang secara langsung meningkatkan permintaan izin tinggal.
Advertisement
Muhammad Novrian menegaskan bahwa capaian luar biasa ini adalah bukti nyata dari komitmen seluruh jajaran Imigrasi Kendari. Mereka berdedikasi dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat. Selain itu, capaian ini juga sekaligus mendukung kontribusi nyata bagi penerimaan negara melalui sektor PNBP.
Pencapaian ini bukan hanya tentang angka-angka, melainkan juga tentang dedikasi untuk terus berinovasi. Imigrasi Kendari berupaya selalu hadir bagi masyarakat di seluruh wilayah kerjanya. Hal ini menunjukkan fokus pada pelayanan yang merata dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Ke depan, Imigrasi Kendari berencana untuk terus memperkuat sinergi dan digitalisasi layanan. Tujuannya adalah agar Imigrasi semakin adaptif, profesional, dan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan di masa mendatang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews