Tingkatkan status Kantor Cabang Pluit, BTN incar DPK Rp 1,2 triliun

Jumat, 21 September 2018 22:21 Reporter : Idris Rusadi Putra
Tingkatkan status Kantor Cabang Pluit, BTN incar DPK Rp 1,2 triliun Bank BTN. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terus mendongkrak lini bisnisnya. Salah satu caranya dengan meningkatkan status outlet dan kantor cabang. Dengan peningkatan status, kantor cabang bisa menjadi lebih ekspansif dan agresif menawarkan pelayanan produk perbankan sehingga lebih kompetitif dengan bank di lokasi yang sama.

Direktur Bank BTN, Dasuki Amsir mengatakan, salah satu peningkatan status adalah Kantor Cabang Pembantu Pluit, menjadi Kantor Cabang (KC) penuh. KC Pluit akan membawahi sekitar 3 outlet Kantor

“Ini menjadi Cabang Pembantu dan 10 outlet Kantor Kas dengan target dapat meraup Dana Pihak Ketiga (DPK), baik giro, tabungan atau deposito sebesar Rp 1,2 triliun dalam 3 tahun ke depan,” katanya di Jakarta, Jumat (21/9).

Berdasarkan data BPS pada tahun 2017, jumlah penduduk di wilayah Jakarta Utara adalah sebesar 1.799.953 jiwa, atau tumbuh sekitar 2 persen dibandingkan tahun 2016. Adapun dalam perhitungan BPS, pertumbuhan rata-rata penduduk di Jakarta Utara dapat mengalami peningkatan sekitar 0,6 persen per tahun.

Melihat data tersebut, Bank BTN mengasumsikan rumah tangga di Jakarta Utara pada tahun 2025 membutuhkan tempat tinggal sekitar 1,4 juta unit, dengan asumsi 400 ribu unit diantaranya adalah rumah subsidi. Sebagai Bank yang fokus pada kredit properti dan menjadi bank pelaksana dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), maka potensi KPR yang tinggi dapat menjadi ceruk bisnis bagi Bank BTN.

“Dengan melihat potensi yang ada, kami harap KC Pluit dapat mengambil porsi pembiayaan KPR Subsidi di Jakarta Utara dengan nilai nominal kurang lebih Rp 50 triliun hingga tahun 2025,” kata Dasuki.

Setelah KC Pluit, Bank BTN berencana meningkatkan Kantor Cabang BTN di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, dan Kantor Cabang di Tarakan, Kalimantan Utara dan pembentukan Kantor Wilayah VI untuk mengawasi outlet di provinsi Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta. [azz]

Topik berita Terkait:
  1. BTN
  2. Perbankan
  3. BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini