Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta untuk segera mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sebab, sebagian besar BUMD belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Pansus I Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) TA 2017 dan Akhir Masa Jabatan (AMJ) DPRD Jabar, Gatot Cahyono dari 13 perusahaan, beberapa perusahaan harus dilikuidasi. Karena hanya dua perusahaan saja yang menunjukan kontribusi lebih pada PAD.
"Klasifikasi (BUMD) ini ada yang baik, setengah baik dan memang parah. Yang parah ini ya alternatifnya akuisisi, likuidasi atau dimerger. Ini catatan untuk gubernur baru," katanya saat dihubungi, Selasa (24/4).
Menurutnya, BUMD terus berkutat pada persoalan kinerja, pembiayaan yang tidak pada tempatnya dan manajerial. Untungnya, dalam dua tahun ini pembiayaan pemerintah terhadap Provinsi tidak terlalu besar. Hanya berkisar di angka Rp 35-50 miliar.
Pos anggaran pemerintah lebih diberikan untuk keperluan alih kelola SMA/SMK. Tahun lalu, konsentrasi anggaran untuk keperluan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Yang bagus tuh dua (perusahaan). Yaitu, Bank BJB dan PT Jasa Sarana yang bergerak dalam bidang jalan tol. Kalau yang lain, ada sih yang sudah mulai baik. Tapi, sisanya harus dievaluasi dari sisi prospek, daripada ngimpi tapi ngabisin duit," ucapnya.
Bank BJB sudah masuk sebagai 12 bank terbesar yang ada di Indonesia. PAD yang dihasilkan setiap tahunnya di kisaran Rp 300-350 mliar. Sementara PT. Jasa Sarana di angka Rp 11 miliar.
Adapun perusahaan yang sedang dalam proses yang baik, yakni PT Migas Hulu. Mereka sudah memulai partnesrship dan internship dengan Pertamina. Sedangkan PT Jasa Wisata yang punya banyak aset dinilai perlu melakukan konsolidasi pegawai.
Disinggung mengenai nasib sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di perusahaan jika ada kebijakan likuidasi, Gatot menyebut, lakukan langkah pensiun dini untuk pekerja yang sudah tua. Sedangkan yang muda dan potensial bisa dialihkan ke perusahaan lain.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381715/original/043674200_1792856850-WhatsApp_Image_2026-10-24_at_18.33.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381498/original/032107200_1792822757-email-attachment_2026_10_24_ariefhakim-at-klyid_pesawat-asian-one-tergelincir-di-bandara-bilorai-papua-semua-penumpang-dipastikan-selamat_1000484627.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369189/original/096798300_1759457863-kaya_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562282/original/003523000_1776823938-Rosan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380302/original/028828000_1792666857-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-22_Oktober_2026b.jpeg)