3 Orang Kaya Asia Kehilangan Rp 195 Triliun dalam Sehari

Data Forbes real-time mencatat tiga miliarder Asia masuk lima besar penurunan kekayaan harian. Ini faktor yang menekan harta mereka.

Dreyandra Puteri Valzabilbina
3 Orang Kaya Asia Kehilangan Rp 195 Triliun dalam Sehari
<p>Ilustrasi orang sukses, kaya, jutawan, miliader. (Foto: Freepik)</p>

Tiga miliarder asal Asia tercatat masuk lima besar penurunan kekayaan harian dunia pada Kamis (22/10/2026), dengan total susut mencapai US$ 11,6 miliar atau sekitar Rp 195 triliun. Mengutip VnExpress, Jumat (23/10/2026), data real-time Forbes menempatkan nama dari Tiongkok, India, dan Jepang dalam daftar tersebut.

Robin Zeng, pendiri sekaligus pimpinan Contemporary Amperex Technology (CATL), membukukan penurunan kekayaan terbesar di dunia pada hari itu.

Kekayaan Zeng berkurang US$ 5,9 miliar menjadi US$ 37,3 miliar seiring pelemahan saham CATL 3,3 persen pada perdagangan Kamis. Secara tahun berjalan, saham produsen baterai kendaraan listrik asal Tiongkok ini sudah terkoreksi sekitar 42 persen sejak awal tahun.

CATL sebenarnya mencatat kenaikan laba bersih 14,5 persen secara tahunan pada kuartal III 2026 menjadi 21,25 miliar yuan (sekitar US$ 3,17 miliar), namun masih di bawah ekspektasi analis. Laporan tersebut juga mengindikasikan perlambatan pertumbuhan laba dibandingkan kuartal sebelumnya, dipicu kekhawatiran penurunan margin, persaingan industri yang ketat, serta penyusutan insentif pajak di Tiongkok.

Miliarder India–Jepang: Harta Adani dan Son Tergerus

Miliarder asal India, Gautam Adani, berada di posisi keempat untuk penurunan kekayaan harian terbesar. Hartanya menyusut US$ 2,9 miliar (turun 3,68 persen) menjadi US$ 75,3 miliar.

Adani memimpin Adani Group, konglomerasi yang bergerak di pengelolaan bandara, infrastruktur, dan pertambangan. Saham entitas utamanya, Adani Enterprises, melemah 1,8 persen pada Kamis dan tercatat turun sekitar 15 persen dalam sebulan terakhir.

Tekanan terhadap grup Adani turut dipicu aksi jual oleh investor institusional. GQG Partners dilaporkan melepas saham Adani senilai lebih dari US$ 1,35 miliar pada April–Juni 2026, memicu keraguan pasar atas prospek korporasi tersebut.

Sementara itu, pimpinan SoftBank asal Jepang, Masayoshi Son, kehilangan kekayaan US$ 2,8 miliar dalam sehari. Total hartanya terkikis 4,9 persen menjadi US$ 53,3 miliar.

Saham SoftBank merosot 6,9 persen pada perdagangan Kamis dan turun sekitar 23 persen dalam enam bulan terakhir, di tengah rotasi dan pelemahan saham-saham kecerdasan buatan (AI) serta kekhawatiran investor terhadap beban utang perusahaan.

Dua Pendiri Google Lengkapi Daftar Penurunan

Selain ketiga miliarder Asia tersebut, dua pendiri Google juga mencatatkan penyusutan kekayaan signifikan pada hari yang sama.

Larry Page kehilangan US$ 4,3 miliar sehingga total hartanya menjadi US$ 274,7 miliar.

Sergey Brin turun US$ 3,9 miliar menjadi US$ 252,8 miliar. Keduanya melengkapi daftar lima besar penurunan kekayaan harian terbesar di dunia.

Rekomendasi