Pembangunan fasilitas ekonomi kerakyatan yang signifikan telah dimulai di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Sebuah Gedung Kopdes Merah Putih tahap pertama kini sedang dibangun di Jalan Ir Sutami, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Proyek ini diresmikan dengan peletakan batu pertama oleh pemerintah kota bersama unsur TNI-Polri pada Jumat lalu, sebagai bagian dari program nasional.
Inisiatif strategis ini merupakan program kolaboratif antara TNI dan Kementerian Koperasi, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Prosesi peletakan batu pertama di Tanjungpinang juga terhubung melalui Zoom Meeting dengan Kementerian Koperasi RI, menunjukkan koordinasi tingkat pusat. Pemerintah kota berperan menyediakan lahan, sementara pelaksana pembangunan dibantu oleh TNI dan didanai oleh pemerintah pusat.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyatakan bahwa pembangunan ini adalah yang pertama di wilayah Tanjungpinang, khususnya di Kelurahan Tanjungpinang Timur. Kehadiran Gedung Kopdes Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi yang permanen bagi masyarakat. Ini akan menggantikan sarana seadanya yang selama ini digunakan oleh beberapa koperasi yang sudah beroperasi.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan Gedung Kopdes Merah Putih di Tanjungpinang adalah buah dari sinergi antara berbagai pihak. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menjelaskan peran masing-masing pihak dalam proyek ini. "Ini merupakan program penting dari TNI bersama Kementerian Koperasi. Pemerintah kota hanya menyediakan lahan, sementara pelaksana pembangunan dibantu TNI dan didanai pemerintah pusat,” ujarnya usai peletakan batu pertama.
Keterlibatan TNI dalam pembangunan ini ditekankan oleh Kepala Seksi Teritorial Komando Rayon Militer (Korem) 033/Wira Pratama, Kolonel Inf. Joni Eko. Beliau menjelaskan bahwa TNI berperan sebagai pendamping pembangunan. Pelaksana utama proyek ini adalah PT Agrinas Pangan Nusantara, memastikan kelancaran dan kualitas pengerjaan. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dan militer dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.
Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari tujuh titik proyek tahap pertama yang tersebar di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini menunjukkan skala dan cakupan program yang luas. Kehadiran Gedung Kopdes Merah Putih diharapkan dapat memberikan fasilitas yang memadai bagi koperasi lokal untuk beroperasi lebih efektif dan berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Kolonel Joni Eko menargetkan pembangunan fisik Gedung Kopdes Merah Putih ini selesai dalam waktu tiga bulan. Setelah rampung, gedung koperasi akan langsung difungsikan untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat. Target waktu yang singkat ini menunjukkan urgensi dan komitmen untuk segera memberikan manfaat kepada warga.
Lis Darmansyah menambahkan bahwa total ada 18 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang akan dikembangkan di setiap kelurahan di Tanjungpinang. Sebagian dari koperasi-koperasi ini sudah beroperasi dengan sarana seadanya, bahkan ada yang menyewa rumah dan toko (Ruko). Pembangunan fasilitas permanen ini akan menjadi solusi bagi kendala operasional yang ada.
Meskipun demikian, besaran anggaran untuk setiap titik pembangunan Gedung Kopdes Merah Putih di Kepri masih dalam tahap penyesuaian. Hal ini karena adanya perbedaan harga material antar-wilayah yang perlu diperhitungkan. Sebagai perbandingan, biaya satu titik pembangunan gedung koperasi di Pulau Jawa sekitar Rp500 juta, namun di luar Jawa bisa lebih tinggi karena faktor logistik dan distribusi bahan bangunan yang lebih kompleks.
Advertisement
Advertisement
Untuk wilayah maritim seperti Tanjungpinang, Koperasi Merah Putih akan lebih fokus bergerak di sektor kelautan dan perikanan. Koperasi ini akan berperan penting dalam membantu kebutuhan nelayan, seperti penyediaan jaring, alat pendingin ikan, dan sarana pendukung lainnya. Inisiatif ini sangat relevan mengingat potensi besar sektor perikanan di Kepulauan Riau.
Kehadiran koperasi tersebut di setiap kelurahan diharapkan dapat menjadi wadah ekonomi kerakyatan yang kuat. Selain itu, ini juga bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, nelayan dan pelaku usaha kelautan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.
Kolonel Joni Eko mengungkapkan optimisme terhadap program ini. "Secara semangat, gerakan pembangunan ini sudah dimulai dengan sungguh-sungguh. Semoga menjadi awal yang baik bagi penguatan ekonomi berbasis koperasi, khususnya di Tanjungpinang,” ucapnya. Pembangunan Gedung Kopdes Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi perkembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif.
Advertisement
Sumber: AntaraNews