Survei: Kenaikan Gaji Indonesia Paling Tinggi Se-Asia Tenggara, Singapura dan Thailand Paling Rendah

Kenaikan gaji pekerja di Indonesia disebut tertinggi di antara beberapa negara di Asia Tenggara.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Survei: Kenaikan Gaji Indonesia Paling Tinggi Se-Asia Tenggara, Singapura dan Thailand Paling Rendah
Pegawai menunjukkan mata uang rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (5/1/2023). Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.616 per dolar AS pada Kamis (5/1) sore ini. (© 2025 Liputan6.com)

Kantor konsultan Aon merilis laporan yang isinya memproyeksi kenaikan gaji 2025 bagi karyawan di negara-negara Asia Tenggara, lebih tinggi dibandingkan kenaikan di tahun 2024.

Dalam laporan ini, negara-negara Asia Tenggara juga masih memungkinkan atau bahkan meningkatkan jumlah tenaga kerja mereka. Survei yang dilakukan dari Juli hingga September 2024, menganalisis data yang dikumpulkan dari lebih dari 950 perusahaan di seluruh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Kenaikan gaji juga bervariasi di berbagai industri di Asia Tenggara, dengan anggaran teknologi dan manufaktur mengalami kenaikan tertinggi sebesar 5,8 persen, sementara sector ritel, konsultasi, bisnis dan layanan masyarakat, serta peralatan medis ditetapkan mengalami kenaikan sebesar 5,4 persen.

Menurut data, sektor dengan kenaikan gaji terendah ada di industri energi (4,9 persen), jasa keuangan (4,8 persen), dan transportasi (4,1 persen).

Laporan itu juga menunjukkan kenaikan gaji yang dianggarkan di Singapura dan Thailand diperkirakan akan tertinggal dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya pada tahun 2025, yaitu masing-masing sebesar 4,4 persen dan 4,7 persen.

“Kenaikan gaji di Singapura biasanya tertinggal dibandingkan pasar lain di Asia Tenggara. Karena Singapura merupakan pasar maju, inflasi cenderung lebih rendah dibandingkan negara lain yang tumbuh lebih cepat,” kata Rahul Chawla, mitra Aon dan kepala solusi bakat untuk Asia Tenggara.

Selain itu, tingkat pertumbuhan produk domestik bruto di negara-kota tersebut cenderung lebih rendah dibandingkan negara-negara lain di kawasan tersebut, sehingga juga berkontribusi terhadap kenaikan gaji yang dianggarkan lebih kecil, tambahnya.

Di sisi lain, Thailand memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah dibandingkan negara-negara lain di kawasan tersebut, kata Chawla. Selain itu, karena sumber daya manusia di negara tersebut “kurang lincah dari segi bahasa dan penempatan,” negara tersebut cenderung bertahan di pasarnya sendiri, tambahnya.

Vietnam

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2023: 7,5 persen

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2024: 6,4 persen

Anggaran kenaikan gaji pada tahun 2025: 6,7 persen

Indonesia

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2023: 6 persen

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2024: 5,7 persen

Anggaran kenaikan gaji pada tahun 2025: 6,3 persen

Filipina

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2023: 5,2 persen

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2024: 5,4 persen

Anggaran kenaikan gaji pada tahun 2025: 5,8 persen

Malaysia

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2023: 5 persen

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2024: 4,9 persen

Anggaran kenaikan gaji pada tahun 2025: 5 persen

Thailand

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2023: 4,7 persen

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2024: 4,4 persen

Anggaran kenaikan gaji pada tahun 2025: 4,7 persen

Singapura

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2023: 4 persen

Kenaikan gaji aktual pada tahun 2024: 4,2 persen

Anggaran kenaikan gaji pada tahun 2025: 4,4 persen

Rekomendasi