Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seluk Beluk Bisnis Jastip di Indonesia, Bisa Raup Hingga Rp25.000 per Barang

Seluk Beluk Bisnis Jastip di Indonesia, Bisa Raup Hingga Rp25.000 per Barang Ilustrasi berbelanja jastip. Shutterstock/Olesia Bilkei

Merdeka.com - Bisnis Jasa Titip (Jastip) sedang menjadi tren di Indonesia. Bisnis ini mengandalkan biaya tambahan dari setiap barang yang dijual kepada konsumennya. Oleh karenanya, para pelaku bisnis ini menyebutnya dengan biaya jasa titip.

Para pelaku jastip biasanya menggunakan media sosial seperti Instagram sebagai media untuk menawarkan jasanya. Berbagai macam produk ditawarkan kepada konsumennya, mulai dari produk dari luar negeri sampai dalam negeri.

Bisnis jasa titip ini biasanya identik dengan barang-barang impor dari luar negeri, seperti sepatu, tas, kosmetik, baju. Namun, bisnis jastip ini tak selalu menjual barang-barang impor. Banyak pelaku bisnis ini yang membuka jasa titip dari dalam negeri.

Salah satu contohnya adalah jastip produk IKEA, jastip event Big Bad Wolf (BBW), dan jastip toko-toko di mal. BBW adalah event buku impor yang selalu diselenggarakan setiap tahun di beberapa kota di Indonesia. Salah satunya di ICE BSD, Tangerang.

Untuk jastip toko di mal, produk yang ditawarkan biasanya dari brand ternama, seperti ZARA, H&M, Pull & Bear, Bershka, Stradivarius, Mango, dan brand lainnya. Para pelaku jastip dalam negeri ini akan mematok harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan jastip luar negeri.

Patokan biaya jasa titip dari setiap pelaku bisnis ini tentu berbeda-beda. Untuk jastip mal, biaya yang dipatok sekitar Rp20.000 sampai 25.000 per barang. Namun, lain lagi dengan jastip event BBW. Harga yang dipatok mulai dari Rp5.000 sampai Rp20.000 per buku.

"Jastip dalam negeri ini banyak peluangnya, apalagi kalau lagi ada sale di suatu toko tersebut. Saya pernah mengirim barang sampai ke wilayah Kota Payakumbuh di Sumatera Barat, kabupaten Kotawaringin Barat di Kalimantan Tengah, dan masih banyak lagi," ucap Pelaku Bisnis Jasa Titip, Putri saat dihubungi Merdeka.com, Sabtu (28/9).

Meski menawarkan produk yang di jual di dalam negeri, peminatnya pun tetap banyak. Peminat jastip paling banyak biasanya di dominasi oleh pembeli di luar wilayah Jabodetabek. Hal ini dikarenakan brand ternama dan event tersebut tidak menjangkau di seluruh wilayah Indonesia.

Reporter Magang: Rhandana Kamilia

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Pengusaha Dukung Pengetatan Barang Impor Lewat Jastip, tapi Petugas Bea Cukai Harus Lebih Sopan
Pengusaha Dukung Pengetatan Barang Impor Lewat Jastip, tapi Petugas Bea Cukai Harus Lebih Sopan

Maraknya produk impor melalui jastip tersebut dapat menurunkan daya saing bisnis UMKM domestik.

Baca Selengkapnya
Tips Jitu Dirut Patra Jasa Agar Perusahaan Maju di Tengah Sengitnya Persaingan Bisnis
Tips Jitu Dirut Patra Jasa Agar Perusahaan Maju di Tengah Sengitnya Persaingan Bisnis

Salah satunya dengan fokus optimilisasi aset yang dimiliki

Baca Selengkapnya
Penjual Online Wajib Catat, Ini Produk yang Laris di Pasaran
Penjual Online Wajib Catat, Ini Produk yang Laris di Pasaran

Dalam era bisnis yang sangat kompetitif, pelaku bisnis tentu harus memiliki strategi yang efektif untuk meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
6 Tips Sukses Jalankan Bisnis Sampingan, Bikin Cuan Maksimal!
6 Tips Sukses Jalankan Bisnis Sampingan, Bikin Cuan Maksimal!

Memiliki sumber pendapatan dari bisnis sampingan menjadi semakin penting dalam era modern yang penuh dengan ketidakpastian ekonomi.

Baca Selengkapnya
Pengusaha: Pajak Usaha SPA di Bali Idealnya 15 Persen, Bukan 40 Persen
Pengusaha: Pajak Usaha SPA di Bali Idealnya 15 Persen, Bukan 40 Persen

Upaya peninjauan kembali di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait besaran pajak spa dan klasifikasinya ke jasa hiburan, diharapkan merevisi besaran tarif pajak spa.

Baca Selengkapnya
Dulunya Pengemis dan Suka Mabuk, Pria ini Tobat Kini Bisnis Ikan Cakalang Omsetnya Puluhan Juta Rupiah
Dulunya Pengemis dan Suka Mabuk, Pria ini Tobat Kini Bisnis Ikan Cakalang Omsetnya Puluhan Juta Rupiah

Cerita pria dulunya pengemis dan suka mabuk kini berhasil mengubah hidupnya menjadi pribadi lebih baik.

Baca Selengkapnya
Bisnis Tambang Pasir Gagal & Terlilit Utang Rp2 Miliar, Dwi Bangkit Lewat Dagang Bakso dan Restu Orang Tua
Bisnis Tambang Pasir Gagal & Terlilit Utang Rp2 Miliar, Dwi Bangkit Lewat Dagang Bakso dan Restu Orang Tua

Di masa-masa awal kerugian, Dwi Masih beranggapan bahwa kerugian tersebut merupakan risiko bisnis.

Baca Selengkapnya
Awalnya Terjual 5 Porsi Kini Laku 3 Ton dalam Seminggu, Intip Kisah Inspiratif Pengusaha Pisang Geprek yang Viral
Awalnya Terjual 5 Porsi Kini Laku 3 Ton dalam Seminggu, Intip Kisah Inspiratif Pengusaha Pisang Geprek yang Viral

Berawal dari modal yang sangat kecil, kini ia memperoleh omzet hingga jutaan rupiah per minggunya.

Baca Selengkapnya
Bisnisnya Hancur Dilahap Api, Perempuan Ini Bangkit Meski Terjerat Utang
Bisnisnya Hancur Dilahap Api, Perempuan Ini Bangkit Meski Terjerat Utang

Dia membuat produk perawatan rambut lalu dijual ke berbagai salon daerah Tangerang.

Baca Selengkapnya