Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Fitrah Mandiri (Perseroda) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, bersama Direktur Utama Wahyu Sulistyo, mengambil langkah serius dalam merevitalisasi perusahaan daerah tersebut. Peninjauan langsung kondisi kantor pada Sabtu lalu menjadi bagian dari agenda besar untuk mengubah BUMD menjadi aset aktif yang produktif dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan PT Fitrah Mandiri (Perseroda) tidak lagi menjadi entitas administratif semata, melainkan sebuah entitas bisnis yang hidup, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Fokus utama revitalisasi adalah pembenahan menyeluruh demi optimalisasi fungsi bisnis perusahaan serta peningkatan efisiensi operasional.
Revitalisasi BUMD Gorontalo ini merupakan komitmen kuat dalam mendukung visi Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Tujuannya adalah mendorong kemandirian fiskal daerah serta memperkuat peran ekonomi lokal secara signifikan melalui pengelolaan BUMD yang lebih baik.
Advertisement
Advertisement
Danial Ibrahim menegaskan bahwa transformasi BUMD merupakan sebuah keharusan, bukan sekadar pilihan bagi PT Fitrah Mandiri (Perseroda). Beliau menekankan pentingnya BUMD untuk menjadi entitas bisnis yang produktif dan berkontribusi nyata terhadap PAD, serta mampu bersaing di pasar.
Peninjauan kondisi eksisting perusahaan dilakukan untuk melihat secara nyata bahwa selama ini BUMD belum optimal dalam menjalankan fungsi bisnisnya, sehingga perlu perbaikan mendasar. Momen ini dianggap sebagai titik balik untuk melakukan pembenahan total agar perusahaan dapat bergerak lebih dinamis dan mencapai potensi penuhnya.
Langkah revitalisasi ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Gorontalo yang berupaya memperkuat kemandirian daerah melalui optimalisasi potensi ekonomi lokal. Peran strategis BUMD menjadi kunci dalam mencapai tujuan tersebut, sehingga revitalisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Gorontalo.
Advertisement
Advertisement
Direktur Utama PT Fitrah Mandiri (Perseroda), Wahyu Sulistyo, menyatakan kesiapan jajaran manajemen untuk melakukan langkah-langkah konkret secara bertahap dan terukur. Pembenahan internal akan menjadi prioritas awal untuk membangun fondasi yang kuat bagi perusahaan, termasuk perbaikan tata kelola dan efisiensi sumber daya.
Selain pembenahan internal, manajemen juga akan membuka ruang kerja sama strategis dengan pihak ketiga, baik dari sektor swasta maupun lembaga lainnya. Pendekatan ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan permodalan dan mempercepat akselerasi usaha, sehingga perusahaan dapat kembali bergerak dan memberikan nilai tambah bagi daerah secara optimal.
Ke depan, PT Fitrah Mandiri (Perseroda) akan diarahkan untuk mengembangkan model bisnis berbasis kemitraan yang inovatif dan berkelanjutan. Strategi ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mendorong pertumbuhan perusahaan dan memperkuat kontribusi terhadap PAD serta pertumbuhan ekonomi Gorontalo secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews