Dari lebih dari 1.500 pendaftar di seluruh Indonesia, sebanyak 857 usaha mikro dan kecil (UMK) binaan PT Pertamina (Persero) resmi dinyatakan lolos ke tahap nasional dalam program inkubasi bisnis Pertamina UMK Academy 2026.
Kelulusan para pelaku usaha lokal ini ditentukan berdasarkan keaktifan mengikuti serangkaian kurikulum pembinaan regional sejak September 2026, mulai dari pelatihan, webinar, pendampingan intensif, keikutsertaan pameran, coaching,hingga rekam jejak pertumbuhan usaha selama program berlangsung.
Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, menjelaskan bahwa program inkubasi ini dirancang secara menyeluruh guna mentransformasi UMK daerah menjadi entitas bisnis yang modern,tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
"Melalui Pertamina UMK Academy, kami ingin memastikan UMKM memiliki kapabilitas dan kualitas yang semakin baik, tidak hanya untuk produk namun juga untuk manajemen bisnisnya. Pelatihan yang diselenggarakan di berbagai wilayah Indonesia menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha agar produk-produk unggulan daerah dapat berkembang dan bersaing hingga tingkat nasional," ujar Rudi.
Sepanjang tahap regional, Pertamina telah menyelenggarakan 43 sesi pelatihan di 10 wilayah (mencapai 108 persen dari target awal), 11 ajang pameran, serta lebih dari 600 kali pendampingan baik secara daring maupun kunjungan langsung ke lapangan.
Berdasarkan sebaran wilayah, Jawa Tengah-DIY menyumbangkan peserta terbanyak yang lolos ke tahap nasional, yaitu 135 UMK dari total 211 peserta regional. Jawa Timur menyusul di posisi kedua dengan 129 UMK dari 215 peserta.Sementara itu, wilayah Bali-Nusa Tenggara mencatatkan rasio kelulusan tertinggi, mencapai 60,9 persen dari total pesertanya.
Dilihat dari pemetaan sektor bisnis, industri makanan dan minuman (kuliner) masih memegang porsi terbesar dengan 483 UMK (56,4 persen). Sektor fashion dan wastra berada di urutan berikutnya dengan 169 UMK (19,7 persen), disusul kerajinan dan perhiasan sebanyak 159 UMK (18,6 persen). Sisa peserta terbagi dalam sektor agribisnis (21 UMK),kesehatan, kecantikan & perawatan rumah tangga (17 UMK), serta jasa dan perdagangan umum (8 UMK).
Advertisement
Skema Empat Kelas Inkubasi hingga Desember 2026
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9392505/original/010019600_1794064827-WhatsApp_Image_2026-11-07_at_20.27.45.jpeg)
Memasuki tahap nasional yang akan berlangsung hingga Desember 2026, seluruh peserta akan menjalani proses evaluasi mendalam pada enam aspek utama: pemasaran dan pasar, keuangan, operasional dan SDM, legalitas, digitalisasi, serta uji pasar dan produk.
Hasil penilaian komprehensif tersebut nantinya menjadi acuan untuk memetakan peserta ke dalam empat kelas pembinaan khusus, yaitu Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global, sehingga pendampingan dapat diberikan secara terukur sesuai tingkat kesiapan masing-masing UMK.
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa penguatan kapasitas usaha rakyat ini merupakan pilar penting dalam mendorong pengentasan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami berharap UMK mitra Pertamina tidak hanya tumbuh dari sisi omzet dan kualitas produk, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi di daerahnya. Ketika UMK berkembang, peluang untuk membuka lapangan pekerjaan baru dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat juga semakin besar," pungkas Baron.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411487/original/056839000_1763014943-UMKM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9360562/original/087261400_1790654722-067b593d-8bf7-4bfe-986e-655035c90928.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1542814/original/053555900_1490082341-2017021-Daftar-Orang-Terkaya-Dunia-Tahun-2017-Versi-Forbes-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9392502/original/077282500_1794063909-20131227Kebakaran-Gambir-271213-foc-1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9392503/original/092435600_1794064081-WhatsApp_Image_2026-11-07_at_19.27.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3609090/original/074413400_1634813435-20211021-Ekspor-Batu-Bara-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9392315/original/006538800_1794035668-13.jpg)