Kabut Asap Pekat Lumpuhkan Bandara Sampit, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

Kabut asap karhutla membuat aktivitas di Bandara Haji Asan Sampit terhenti. Sejumlah penerbangan dibatalkan, NAM Air memperpanjang masa penundaan.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
Kabut Asap Pekat Lumpuhkan Bandara Sampit, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Petugas pemadam kebakaran bersama warga menggunakan selang untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang meluas di tengah kepulan asap tebal dan suasana matahari terbenam yang berkabut di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (21/10/2026). (MUDA SAGALA/AFP)

Aktivitas penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masih terhenti akibat kabut asap tebal imbas kebakaran hutan dan lahan. Sejumlah penerbangan dibatalkan, sementara maskapai memperpanjang penghentian operasional demi keselamatan.

NAM Air, anak perusahaan Sriwijaya Air, memperpanjang masa pembatalan yang semula berlaku hingga 15 Oktober menjadi sampai 25 Oktober 2026 karena jarak pandang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan. Informasi ini disampaikan mengutip Antara.

"Kita secara berkala itu melakukan pembatalan sambil melihat kondisi di lapangan. Untuk saat ini pembatalan penerbangan kita lakukan sampai dengan tanggal 25 Oktober," kata District Manager NAM Air Sampit, Harli Rahman di Sampit, dikutip Antara, Jumat (23/10/2026).

Penumpang Diminta Mengatur Ulang Saat Penerbangan Dibatalkan

Pembatalan penerbangan membuka opsi bagi calon penumpang untuk menata ulang rencana perjalanan, baik melalui penjadwalan ulang (reschedule) maupun pengembalian dana (refund) sesuai ketentuan masing-masing maskapai.

Walau operasional penerbangan belum normal, NAM Air memastikan layanan informasi dan penanganan tiket di bandara tetap tersedia untuk membantu penumpang yang terdampak.

"Petugas loket tiket biasanya mulai bersiap sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB untuk melayani penumpang yang terdampak pembatalan. Pelayanan ini diharapkan membantu penumpang memperoleh penjelasan mengenai pilihan yang tersedia terkait perjalanan mereka," sebutnya.

Maskapai Lain Juga Hentikan Penerbangan

Tidak hanya NAM Air, pembatalan juga terjadi pada maskapai di bawah Lion Air Group. Melalui akun resmi Bandara Haji Asan Sampit, diumumkan pembatalan rute dari Sampit untuk periode 21–23 Oktober 2026 yang mencakup Wings Air rute Sampit–Surabaya dan Super Air Jet rute Sampit–Jakarta.

Person In Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team (CAPT) Bandara Haji Asan Sampit, Alfiansyah, menjelaskan kepekatan kabut asap menurunkan visibilitas jauh di bawah ambang batas minimal keselamatan, sehingga seluruh pihak memprioritaskan keselamatan penumpang dan kru.

Untuk mengantisipasi kendala lanjutan, calon penumpang diimbau segera menghubungi pihak Wings Air, Super Air Jet, atau petugas terkait guna memperbarui informasi penerbangan, proses tiket, serta perkiraan jadwal berikutnya. Gangguan ini menunjukkan dampak karhutla tidak hanya pada kualitas udara, tetapi juga pada aksesibilitas transportasi udara wilayah tersebut.

"Kepastian jadwal penerbangan masih bergantung pada perkembangan kondisi jarak pandang di sekitar Bandara Haji Asan Sampit. Jadi bagi calon penumpang diimbau untuk aktif berkoordinasi dengan maskapai yang bersangkutan agar mendapatkan informasi terbaru," tutup Alfiansyah.

Rekomendasi