PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus memperluas kontribusinya dalam mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Pupuk Kaltim menyalurkan total 76.400 masker untuk masyarakat yang terdampak di wilayah Sumatra, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya menjelaskan, aksi sosial ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan untuk mendukung langkah terpadu pemerintah sekaligus melindungi masyarakat dari penurunan kualitas udara akibat asap dan partikulat.
"Karhutla tidak hanya berbicara kebakaran dan pemadaman, tapi juga dampak bagi masyarakat seperti penurunan kualitas udara. Untuk itu, dukungan perlindungan kesehatan menjadi hal penting bagi masyarakat terdampak,” ujar Anggono dikutip Selasa (15/9).
Penyaluran masker dilaksanakan secara terkoordinasi melalui KLH agar dapat menjangkau lokasi-lokasi yang paling membutuhkan secara akurat.
Rinciannya, sebanyak 25.000 masker diserahkan di Kantor Wilayah III KLH Kota Pontianak (Kalimantan Barat) dan 21.400 masker diserahkan di Kantor KLH Wilayah II Kota Banjarbaru (Kalimantan Selatan). Sementara itu, 30.000 masker sisanya diserahkan ke KLH di Jakarta untuk diteruskan ke wilayah terdampak di Sumatra.
"Kami harap bantuan masker ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” tandas Anggono.
Advertisement
Komitmen Kolaborasi Lintas Sektor
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rafli Yandra menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla memerlukan sinergi erat lintas sektor, baik dalam situasi darurat maupun upaya pencegahan.
"Ketika semua bergerak bersama, respons terhadap persoalan lingkungan akan lebih cepat dan efektif. Atas dasar itulah Pupuk Kaltim terus mengambil bagian dalam penanganan Karhutla," tegas Rafli.
Langkah ini memperluas aksi cepat tanggap yang sebelumnya telah dijalankan Pupuk Kaltim di Kota Bontang. Di wilayah tersebut, perusahaan membuka akses pengisian air 24 jam di dua lokasi bagi armada pemadam kebakaran, menyalurkan 1.400 masker untuk warga, serta membagikan extra fooding bagi petugas di lapangan.
"Paling utama tentu bagaimana kita mencegah terjadinya kebakaran. Namun saat kondisi itu terjadi dan butuh penanganan, Pupuk Kaltim siap memberikan dukungan optimal sesuai kebutuhan di lapangan,” tutup Rafli Yandra.