Tiga Jalur Pendakian Ditutup Akibat Lereng Lawu Terbakar

Tiga jalur pendakian via Karanganyar ditutup sementara karena muncul titik api di lereng Lawu wilayah Magetan, Jawa Timur.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Tiga Jalur Pendakian Ditutup Akibat Lereng Lawu Terbakar
Penutupan jalur pendakian akibat Lereng Lawu terbakar. (istimewa).

Pendaki hendak summit Gunung Lawu di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur harus gigit jari. Mulai Senin (14/9), tiga jalur pendakian via Karanganyar ditutup sementara karena muncul titik api di lereng Lawu wilayah Magetan, Jawa Timur.

Ketiga jalur ditutup adalah melalui Cemoro Kandang dan Candi Ceto di Kabupaten Karanganyar dan Cemoro Sewu di Kabupaten Megetan.

"Untuk pendakian Lawu mulai kemarin tanggal 14, untuk pendakian Via Cemoro Kandang, Cemoro Sewu, dan Candi Ceto untuk sementara ditutup," kata Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Sugiharjo, Selasa (15/9).

Berdasarkan informasi dihimpun, kebakaran hutan melanda kawasan lereng Gunung Lawu di Dusun Gondang, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Senin (14/9) sekitar pukul 01.30 WIB. Titik api berada di kawasan hutan Perhutani RPH Bedagung Petak 50, milik KPH Lawu Selatan.

"Di wilayah KPH Lawu Selatan, di Magetan, itu ada Karhutla yang saat ini dalam proses pemadaman," ujar Sugiharjo.

Hingga Selasa (15/9) siang, proses pemadaman masih terus dilakukan gabungan tim.

Penutupan jalur pendakian akibat Lereng Lawu terbakar. (istimewa).
Penutupan jalur pendakian akibat Lereng Lawu terbakar. (istimewa).

Ribuan Personel Gabungan Turun Tangan

Hingga saat ini personel gabungan TNI-Polri, BPBD, Perhutani dan relawan diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Masyarakat sekitar juga turut membantu melakukan langkah antisipasi agar api tidak semakin meluas. Salah satunya dengan membuat sekat pembatas pada area sekitar titik kebakaran.

BPBD Karanganyar, dikatakan Sugiharjo, menutup jalur pendakian sebagai langkah antisipasi agar api tidak merembet ke wilayah Jateng.

"Semoga tidak sampai merembet ke wilayah Karanganyar, makanya kita antisipasi, dengan posko pendakian ditutup dulu. Pembukaan kembali sampai situasi aman," pungkas Sugiharjo.

 

Rekomendasi