Trafik penumpang di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, melonjak 1.057% pada Januari–Agustus 2026 seiring optimalisasi operasional yang dijalankan. Total 29.583 orang tercatat menggunakan layanan bandara tersebut, jauh di atas periode yang sama pada 2025 yang hanya 2.556 penumpang.
Kenaikan juga tampak pada pergerakan pesawat. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat 1.246 penerbangan atau naik 83% dibandingkan 678 penerbangan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Akselerasi makin terasa setelah program optimalisasi resmi bergulir pada Agustus 2026. Dalam rentang 14–31 Agustus 2026 saja, Bandara Husein Sastranegara mencatat 214 pergerakan pesawat dengan total penumpang sekitar 23.473 orang.
General Manager Bandara Husein Sastranegara, Granito W Hindrawan, menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers di Bandung.
"Lonjakannya cukup signifikan terutama di penumpang, karena jumlah penumpang yang sudah kita layani sampai dengan saat ini, sejak Januari itu hampir mencapai 30 ribu, sementara di tahun sebelumnya hanya 2.500 penumpang," kata Granito dalam acara konferensi pers di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Jumat (4/9/2026).
Advertisement
Pembenahan Fasilitas Pendukung Bandara Husein
Granito menjelaskan peningkatan layanan dibarengi pembenahan berbagai fasilitas pendukung. Langkah peremajaan meliputi perbaikan fasad terminal, pengecatan ulang, penambahan sistem pencahayaan, hingga pelapisan dinding menggunakan aluminium composite panel (ACP).
"Yang dilakukan di Bandara Husein ini dengan lahan yang terbatas, kita hanya melakukan beberapa touch-up dan penambahan elemen-elemen yang bersifat lebih modern. Tapi tentunya kita juga mempertahankan beberapa hal yang menjadi ciri khas di Bandara Bandung," katanya.
Pembenahan tak hanya di area terminal, tetapi juga menyasar layanan penumpang dan operasional pesawat untuk mengimbangi tingginya lalu lintas penerbangan.
Hingga akhir 2026, Bandara Husein Sastranegara menargetkan mampu melayani sekitar 430.000 penumpang untuk rute domestik maupun internasional.
Dengan pesatnya pertumbuhan penerbangan dan penumpang, Granito optimistis Bandara Husein Sastranegara dapat memperkuat kembali konektivitas udara Kota Bandung serta menggairahkan sektor pariwisata dan perekonomian Jawa Barat.