Bulog Ajak Mitra Penggilingan Tingkatkan Kualitas Beras Bulog Demi Ketahanan Pangan

Perum Bulog mendesak mitra penggilingan padi untuk terus meningkatkan standar pengolahan demi menjaga Kualitas Beras Bulog yang mencapai 5,4 juta ton, memastikan pasokan terbaik bagi masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bulog Ajak Mitra Penggilingan Tingkatkan Kualitas Beras Bulog Demi Ketahanan Pangan
Perum Bulog mendesak mitra penggilingan padi untuk terus meningkatkan standar pengolahan demi menjaga Kualitas Beras Bulog yang mencapai 5,4 juta ton, memastikan pasokan terbaik bagi masyarakat. (AntaraNews)

Perum Bulog baru-baru ini mengimbau seluruh mitra penggilingan padi untuk secara konsisten meningkatkan standar pengolahan beras. Imbauan ini disampaikan guna menjaga kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini mencapai 5,4 juta ton. Langkah ini penting untuk memastikan pasokan beras yang diterima masyarakat tetap dalam kondisi prima.

Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, berdialog dengan pengusaha penggilingan. Pertemuan ini berlangsung di Sumedang pada Sabtu (1/8). Beliau menegaskan, stok pangan melimpah tidak akan berarti jika kualitas beras menurun. Masyarakat harus menerima beras dengan kualitas terbaik.

Peningkatan standar pengolahan, konsistensi mutu, dan kolaborasi menjadi fokus utama Bulog. Ini ditekankan untuk menjamin kualitas beras. Tujuannya adalah memastikan setiap butir beras yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas terbaik. Ini merupakan tanggung jawab bersama demi ketahanan pangan nasional.

Peningkatan Standar Pengolahan dan Mutu Beras

Perum Bulog secara aktif mengajak seluruh mitra penggilingan padi untuk terus meningkatkan standar pengolahan beras. Hal ini krusial demi menjaga konsistensi mutu produk dan memperkuat kolaborasi yang telah terjalin. Tujuannya adalah memastikan masyarakat selalu menerima beras dengan kualitas terbaik dari Bulog.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas beras. "Kualitas beras adalah tanggung jawab kita bersama. Stok yang besar harus diiringi dengan kualitas yang terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh mitra penggilingan untuk terus meningkatkan standar pengolahan, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat kolaborasi dengan Bulog agar masyarakat menerima beras dengan kualitas terbaik," ujarnya di Bandung pada Sabtu (1/8).

Penjaminan kualitas beras yang disalurkan Bulog dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Di tingkat hulu, penggilingan padi diwajibkan memenuhi standar baku mutu gabah dan beras yang sangat ketat. Standar ini harus dipenuhi sebelum gabah dan beras tersebut masuk ke dalam rantai pasok pemerintah.

Pengawasan Kualitas dari Hulu ke Hilir

Bulog tidak hanya fokus pada peningkatan standar di hulu, tetapi juga memperkuat pengawasan di tingkat hilir. Inspeksi dan sidak berkala menjadi bagian penting dari upaya ini untuk memastikan kualitas beras Bulog tetap terjaga. Langkah ini dilakukan secara menyeluruh di berbagai gudang penyimpanan.

Sebagai contoh, Bulog melakukan sidak dan inspeksi di Gudang Filial Kordon untuk memantau berbagai aspek penting. Pemantauan meliputi kebersihan area gudang, sirkulasi udara yang memadai, hingga sistem penyimpanan fisik beras. Hal ini bertujuan untuk mencegah kerusakan beras selama masa simpan yang panjang.

Pengawasan ketat ini merupakan bagian dari komitmen Bulog untuk menjamin bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) selalu dalam kondisi optimal. Dengan demikian, ketika beras didistribusikan kepada masyarakat, kualitasnya tidak mengalami penurunan. Ini merupakan langkah proaktif dalam menjaga kepercayaan publik terhadap produk Bulog.

Pengamanan Gudang dan Kolaborasi Strategis

Selain pengawasan kualitas, Bulog juga memperketat sistem pengamanan pergudangan untuk melindungi stok Cadangan Beras Pemerintah. Pengamanan ini melibatkan sinergi dengan personel TNI dan Polri. Tujuannya adalah memastikan seluruh gudang Bulog terjaga keamanannya dari berbagai potensi ancaman.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menekankan pentingnya pengamanan ini. "Kami memastikan sistem pengamanan gudang berjalan optimal. Pengamanan gudang-gudang Bulog diperkuat melalui sinergi dengan personel TNI dan Polri guna menjaga keamanan stok Cadangan Beras Pemerintah sehingga proses penyimpanan dan distribusi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar," jelasnya.

Melalui standarisasi kualitas di tingkat penggilingan dan pengawasan gudang yang terintegrasi, Bulog optimistis. Pasokan beras yang disalurkan kepada masyarakat akan tetap dalam kondisi prima. Upaya ini diharapkan dapat mendukung penuh ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi