Revitalisasi ini juga ditujukan untuk menambah dan meningkatkan daya tarik pesona wisata Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.
Berkunjung ke Pasar Pelipur Lara di kawasan hutan bambu, Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali telah meciptakan kenikmatan tersendiri bagi para wisatawan.
Di sana para wisatawan akan menemukan penganan khas yang dijajakan di pasar tersebut.
Advertisement
Advertisement
Penduduk lokal Desa Panglipuran menjajakan kudapan khas di Pasar Pelipur Lara, kawasan hutan bambu.
Advertisement
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero merevitalisasi kawasan hutan bambu Desa Penglipuran sebagai Pasar Pelipur Lara untuk memfasilitasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Advertisement
Selain itu, revitalisasi juga ditujukan untuk menambah dan meningkatkan daya tarik pesona wisata Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.
Untuk sementara, ada sepuluh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang terlibat di Pasar Pelipur Lara, Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.
Pengunjung juga bisa menikmati sejumlah kudapan khas Desa Penglipuran yang dijajaka di Pasar Pelipur Lara, Kabupaten Bangli, Bali.
Advertisement
Sate Lilit, Loloh, Cemcem, Nasi Campur dan lainnya bisa dinikmati wisatawan di Pasar Pelipur Lara, Kabupaten Bangli, Bali.
Advertisement
Untuk menarik wisatawan, Pasar Pelipur Lara akan buka setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu) di Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli.
Advertisement
Kacang Kapri salah satu primadona penganan khas Desa Penglipuran yang dijajakan di Pasar Pelipur Lara, Kabupaten Bangli, Bali.
Advertisement
Wisatawan menikmati sajian khas Desa Penglipuran di tengah rindangnya kawasan hutan bambu Pasar Pelipur Lara, Kabupaten Bangli, Bali.