Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyatakan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam proyek hilirisasi nasional merupakan faktor esensial. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan daya tarik investasi strategis ke Tanah Air.
Ketua Umum HKI, Akhmad Ma'ruf Maulana, menegaskan bahwa sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah sangat penting. Kolaborasi ini memperkuat kepercayaan investor dan memastikan proyek hilirisasi memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi perekonomian nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul arahan Presiden Republik Indonesia kepada para rektor dan pimpinan perguruan tinggi pada Kamis (15/1). Presiden menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam mendukung investasi strategis dan agenda hilirisasi.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Tiga Pilar untuk Investasi Berkelanjutan
Ma'ruf Maulana menjelaskan bahwa arahan Presiden mempertegas kebutuhan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Penekanan Presiden terhadap dukungan perguruan tinggi pada 18 proyek strategis hilirisasi yang dikelola Danantara, mencerminkan integrasi kebijakan.
Integrasi ini melibatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM), riset, dan investasi. HKI melihat arahan Presiden sebagai sinyal kuat bahwa pembangunan industri ke depan harus bertumpu pada kesiapan SDM, riset terapan, dan inovasi.
Hal ini sangat relevan untuk memastikan investasi strategis benar-benar memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri dan investasi.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Peran Perguruan Tinggi dalam Hilirisasi
Menurut HKI, keterlibatan perguruan tinggi dapat meningkatkan kepastian bagi investor melalui beberapa cara. Ini termasuk penyelarasan kurikulum pendidikan, penguatan riset terapan, dan penciptaan talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Dalam konteks ini, Danantara berperan penting dalam mempercepat pembiayaan dan pelaksanaan proyek hilirisasi. Sementara itu, kawasan industri berfungsi sebagai simpul eksekusi yang memastikan proyek berjalan efektif.
Kawasan industri menyediakan lahan siap bangun, utilitas, dan ekosistem usaha yang terintegrasi. Relasi antara Danantara, kawasan industri, dan perguruan tinggi bersifat saling melengkapi, di mana perguruan tinggi menopang keberlanjutan investasi melalui riset, inovasi, dan penyediaan SDM unggul.
Advertisement
Advertisement
Dampak Ekonomi dan Komitmen HKI
Ma’ruf menegaskan bahwa keberhasilan proyek-proyek strategis hilirisasi akan menciptakan dampak ekonomi yang luas. Ketika investasi tumbuh, ekonomi juga akan tumbuh, dan lapangan kerja akan tercipta.
Pada saat yang sama, ekosistem industri nasional akan semakin kuat dan berdaya saing di kancah global. Untuk mempercepat realisasi investasi, HKI siap memperkuat koordinasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Koordinasi ini mencakup kesiapan kawasan industri, fasilitasi perizinan, hingga pengawalan isu-isu debottlenecking yang kerap dihadapi investor. Di sisi penguatan SDM dan riset, HKI menegaskan komitmennya untuk menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan tinggi.
Advertisement
Komitmen tersebut telah dituangkan dalam nota kesepahaman pada Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025. HKI berharap sinergi ini dapat berjalan konsisten dan terukur, untuk memperkuat struktur industri nasional secara berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews