Warganet dihebohkan dengan unggahan Bupati Musi Rawas Utara (Muratata), Sumatera Selatan, Devi Suhartoni, yang menyebut adanya anak harimau masuk dan terjebak di sumur warga. Faktanya, satwa tersebut adalah kucing hutan.
Fakta ini setelah di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel mengecek ke lokasi. Tim memastikan binatang di dalam sumur bukanlah anak harimau, melainkan kucing hutan.
"Bukan anak harimau, tapi kucing hutan," kata Kepala BKSDA Sumsel Daniwari Widiyanto, Jumat (11/9).
Selain salah jenis satwa, lokasi kejadian itu berada di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara. Sementara Bupati Muratara dalam unggahannya menulis sumur itu berada di Desa Belani, Rawas Ilir.
Daniwari menyebut tim telah mengevakuasi kucing hutan tersebut dan selanjutnya kembali dilepasliarkan ke alam.
"Ya, bukan di Belani, tapi di Desa Mekar Sari," kata Daniwari.
Advertisement
Viral di Media Sosial
Diberitakan sebelumnya, penemuan anak harimau tersebut diketahui dari postingan Bupati Muratara Devi Suhartoni di akun Facebook pribadinya, Rabu (9/9).
Dalam bahasa daerah, dia mengabarkan adanya anak harimau yang masuk sumur warga di kampung tempat tinggalnya.
"Anak imau masuk sumur di kebon belani, ado-ado bae, lah diam cuman bagawe imau pulak bakal rame hahah (Anak harimau masuk sumur di kebun Belani, ada-ada saja, sudah diamankan cuma kerja, harimau juga bakal ramai," begitu unggahan Devi Suhartoni seperti dilihat merdeka.com, Kamis (10/9).
Devi Suhartoni meminta masyarakat tidak membunuh hewan dilindungi itu. Setelah berhasil dievakuasi, harimau tersebut harus dilepaskan kembalo.
"Tidak boleh ditembak dan dibunuh, diselamatkan dan dilepas," kata dia.