Hati-Hati! Pembelian Tiket Teater Bintang Planetarium Rawan Calo, Ini Dua Skema Resmi untuk Beli

Saat ini, penjualan tiket Planetarium dilakukan melalui dua skema resmi, yakni pembelian daring (online) melalui platform Loket.com.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Hati-Hati! Pembelian Tiket Teater Bintang Planetarium Rawan Calo, Ini Dua Skema Resmi untuk Beli
Hati-Hati! Pembelian Tiket Teater Bintang Planetarium Rawan Calo, Ini Dua Skema Resmi untuk Beli (Merdeka.com)

Tingginya antusiasme masyarakat mengunjungi Teater Bintang Planetarium, Jakarta mendorong PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan sistem penjualan tiket berjalan secara tertib dan transparan. Sebagai pengelola kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakpro menyampaikan seluruh mekanisme ticketing telah dirancang terintegrasi dan berbasis kuota. 

Hal tersebut dimaksudkan guna memberikan pengalaman menonton yang aman dan nyaman, sekaligus mencegah praktik percaloan serta penipuan.

"Sistem distribusi tiket Teater Bintang Planetarium telah kami atur secara ketat berbasis kuota. Tidak ada penambahan kapasitas di luar tiket yang tersedia, sehingga pengunjung yang memiliki tiket dapat menyaksikan pertunjukan dengan aman dan nyaman,” kata Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya A Christiana dalam keterangan resmi, Kamis (1/1). 

Saat ini, penjualan tiket Planetarium dilakukan melalui dua skema resmi, yakni pembelian daring (online) melalui platform Loket.com serta pembelian langsung atau on the spot di lokasi. 

Jakpro menerapkan pembagian kuota sebesar 50 persen untuk pembelian online dan 50 persen untuk pembelian langsung untuk setiap jadwal pertunjukan (show). Skema ini diterapkan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar akses masyarakat terhadap pertunjukan menjadi lebih adil dan merata.

Platform Resmi Penjualan Tiket

Anya menegaskan bahwa Loket.com merupakan satu-satunya platform resmi penjualan tiket Planetarium secara daring. Sementara itu, pembelian langsung hanya dapat dilakukan melalui loket resmi yang berlokasi di Drop Off Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki.

"Sistem ini kami bangun untuk mencegah praktik calo, penipuan, maupun dugaan keterlibatan oknum tidak bertanggung jawab. Jakpro tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, perorangan, atau kanal tidak resmi dalam pendistribusian tiket," jelas Anya.

Anya menyebut bahwa Jakpro tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran, termasuk pembatalan tiket secara sepihak jika terdapat indikasi transaksi yang tidak sesuai ketentuan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi. Setiap pelanggaran terhadap sistem yang berlaku akan kami tindak sesuai ketentuan," ujarnya.

Apresiasi Peran Aktif Masyarakat

Jakpro mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam turut menjaga Planetarium Jakarta dan kawasan Taman Ismail Marzuki sebagai ruang publik dan pusat edukasi yang inklusif, aman, serta nyaman. 

Saat ini, Planetarium Jakarta hadir dengan konsep baru berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang memungkinkan interaksi edukatif dengan pengunjung. Transformasi ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi TIM. 

"Upaya perbaikan sistem dan layanan akan terus kami lakukan agar Planetarium Jakarta dapat menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang aman, nyaman, serta dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Anya. 

Rekomendasi