Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Cahaya Abadi Sejahtera, sebuah kelompok usaha yang digerakkan oleh ibu rumah tangga di Kota Jambi, berhasil menunjukkan potensi ekonomi lokal yang luar biasa. Dengan fokus pada pengolahan ikan gabus, UMKM ini sukses meraup omzet hingga Rp87 juta setiap bulannya. Pencapaian ini tidak hanya mengangkat ekonomi keluarga anggotanya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan UMKM lainnya di daerah.
Keberhasilan UMKM Cahaya Abadi Sejahtera ini merupakan hasil dari pendampingan intensif dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Sinergi kuat antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan dunia usaha terbukti menjadi kunci dalam mengembangkan produk lokal berdaya saing tinggi. Produk olahan ikan gabus mereka kini dikenal luas, bahkan telah meraih penghargaan bergengsi di tingkat kota.
Berlokasi di Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, UMKM ini membuktikan bahwa dengan dukungan yang tepat, ibu rumah tangga mampu menciptakan produk inovatif dan berkelanjutan. Kisah sukses ini menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan komunitas dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Kuat dan Inovasi Produk Olahan Ikan Gabus Jambi
UMKM Cahaya Abadi Sejahtera telah berhasil mengembangkan sembilan varian produk olahan ikan gabus, mulai dari kerupuk, brownies, cookies, nugget, abon, hingga produk albumin. Inovasi ini memungkinkan mereka menjangkau pasar yang lebih luas dengan rentang harga produk antara Rp15 ribu hingga Rp60 ribu. Keberagaman produk ini menjadi daya tarik utama bagi konsumen dan mendukung peningkatan omzet bulanan yang signifikan.
Lurah Bakung Jaya, Purwanoto, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa ibu rumah tangga memiliki kapasitas untuk menghasilkan produk berdaya saing tinggi dengan pendampingan yang tepat. Sinergi semacam ini sangat penting dalam memperkuat ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Pendampingan yang diberikan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terbukti efektif. Program ini berfokus pada pendampingan jangka panjang untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai wilayah operasionalnya.
Advertisement
Advertisement
Pengakuan dan Dampak Positif Pemberdayaan UMKM
UMKM Cahaya Abadi Sejahtera tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga meraih pengakuan atas dedikasi dan kualitas produknya. Mereka berhasil meraih Juara I Kategori Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dalam ajang Pelaksana Terbaik Implementasi 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Jambi 2025. Penghargaan ini menegaskan bahwa program TJSL Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berfokus pada pendampingan jangka panjang untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat.
Penilaian dalam ajang PKK tersebut mencakup capaian kinerja kelompok, inovasi pengolahan produk, serta konsistensi implementasi pemberdayaan ekonomi keluarga yang berdampak nyata. Melalui proses pendampingan, UMKM Cahaya Abadi Sejahtera juga telah berhasil memperoleh izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta sertifikasi halal. Pencapaian ini merupakan bentuk pemenuhan standar keamanan dan kualitas produk yang krusial untuk memperluas pasar.
Salah satu produk unggulan mereka, kerupuk atom, bahkan terpilih untuk dipasarkan di Gerai UMKM Kantor Wali Kota Jambi, mewakili Kecamatan Paal Merah. Ria Sita, pengelola UMKM Cahaya Abadi Sejahtera yang bergabung sejak 2023, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, kami bersyukur. Pendampingan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel membantu kami meningkatkan kualitas produk, melengkapi perizinan, dan memperluas pemasaran sehingga bisa meraih Juara 1 Kategori Kelompok UP2K mewakili Kelurahan Bakung Jaya,” ujarnya.
Advertisement
Keberhasilan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Penguatan UMKM pangan lokal berbasis ikan gabus menjadi wujud komitmen penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), khususnya aspek sosial, sekaligus contoh praktik pemberdayaan komunitas yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews