Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Papua, mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. Hingga Agustus 2025, PAD telah mencapai Rp203 miliar, menunjukkan progres positif. Angka ini setara dengan 70,25 persen dari total target tahun berjalan yang ditetapkan sebesar Rp290 miliar.
Kepala Bapenda Kota Jayapura, Robby Awi, mengungkapkan optimisme terkait pencapaian target. Dengan sisa waktu empat bulan, pihaknya akan terus mengintensifkan upaya pungutan pajak dan retribusi daerah. Target sisa Rp86 miliar diharapkan dapat terpenuhi sebelum akhir tahun.
Pemerintah Kota Jayapura juga telah menerapkan kebijakan relaksasi untuk membantu wajib pajak. Relaksasi ini berlaku dari Mei hingga Juli 2025, mencakup Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak restoran dan perhotelan. Langkah ini dinilai sangat membantu dan mendukung pencapaian target PAD.
Advertisement
Advertisement
Strategi Bapenda dalam Peningkatan PAD Kota Jayapura
Untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah yang tersisa, Bapenda Kota Jayapura fokus pada pengintensifan pungutan. Sisa Rp86 miliar dari target Rp290 miliar menjadi prioritas utama. Berbagai upaya dilakukan untuk memastikan setiap wajib pajak dan retribusi memenuhi kewajibannya.
Dalam periode Mei hingga Juli 2025, Pemerintah Kota Jayapura memberikan relaksasi pajak yang signifikan. Wajib Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mendapatkan potongan sebesar 15 persen. Sementara itu, sektor pajak restoran dan perhotelan diberikan relaksasi sebesar 20 persen, meringankan beban pelaku usaha di tengah kondisi ekonomi.
Robby Awi juga terus mengimbau seluruh warga Kota Jayapura untuk membayar pajak dan retribusi tepat waktu. Kepatuhan wajib pajak sangat krusial dalam mendukung pembangunan daerah. Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan pencapaian target PAD.
Advertisement
Dengan strategi pungutan yang terarah dan dukungan dari kebijakan relaksasi, Bapenda Kota Jayapura sangat optimis. Mereka yakin bahwa target PAD tahun 2025 akan tercapai sepenuhnya. Keberhasilan ini akan berdampak positif pada pembangunan dan pelayanan publik di Kota Jayapura.
Advertisement
Dampak Keamanan dan Ekonomi Terhadap Pendapatan Daerah
Kepala Bapenda Kota Jayapura, Robby Awi, sangat berharap situasi keamanan di Kota Jayapura tetap kondusif. Kondisi yang aman dan stabil adalah prasyarat utama bagi kelancaran aktivitas ekonomi. Lingkungan yang damai mendorong investasi dan transaksi yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan daerah.
Ketika aktivitas perekonomian dapat berjalan lancar tanpa hambatan, hal ini akan berdampak langsung pada penerimaan daerah. Bisnis dapat beroperasi secara optimal, menciptakan lapangan kerja, dan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Semua ini berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah.
Kota Jayapura dikenal sebagai kota jasa, yang sangat bergantung pada sektor perdagangan dan pelayanan. Kelancaran aktivitas di sektor ini menjadi vital bagi perekonomian lokal. Oleh karena itu, menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan adalah prioritas utama bagi pemerintah kota.
Advertisement
Pembangunan di daerah ini diharapkan dapat terus berjalan dengan aman dan lancar. Dengan fondasi ekonomi yang kuat dan lingkungan yang kondusif, Kota Jayapura dapat terus berkembang. Hal ini akan memastikan peningkatan PAD yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: AntaraNews