Peringkat Daya Saing Indonesia berhasil mengalami peningkatan di tahun 2023 mengutip data dari Institute for Management Development (IMD). Saat ini Peringkat daya saing Indonesia berhasil meningkat ke posisi 34 dari posisi 44 pada tahun 2022 silam, tertinggi dibanding empat tahun sebelumnya.
Pada tahun 2020, daya saing Indonesia menempati posisi ke-40, lalu tahun 2021 mengalami kenaikan di posisi ke-37. Satu tahun setelahnya yaitu tahun 2022, daya saing Indonesia mengalami penurunan menjadi posisi 44, dan berhasil meningkat kembali pada tahun 2023 dengan menempati posisi ke-34 dari total 64 negara.
Penilaian yang dilakukan Institute for Management Development (IMD) dalam pemeringakatan daya saing ini mengacu pada 4 faktor yaitu Performa Ekonomi, Efisiensi Pemerintah, Efisiensi Bisnis dan Infrastruktur. Empat faktor tersebut juga memiliki peringkat yang berbeda di setiap masing-masing faktornya.
Untuk aspek performa ekonomi, Indonesia mengalami peningkatan dengan menempati posisi ke-29 pada tahun 2023 dari sebelumnya tahun 2021 di posisi 42. Lalu aspek efisiensi pemerintah, Indonesia juga meningkat ke posisi 31 pada tahun ini dari posisi 36 tahun 2022.
Advertisement
Selanjutnya yaitu dari aspek efisiensi bisnis, Indonesia meningkat cukup tajam menjadi posisi 20 tahun 2023 dari posisi 31 pada tahun 2022. Dan untuk aspek infrastruktur, Indonesia juga meningkat di posisi ke-51 pada tahun 2023 dari posisi 52 pada tahun 2022.
Selain berdasarkan 4 faktor tersebut, pemeringkatan daya saing yang selalu diadakan setiap tahun juga didasarkan dari 336 kriteria daya saing yang dipilih sebagai hasil penelitian komprehensif dengan menggunakan literatur ekonomi, sumber internasional, nasional, dan regional, serta tanggapan dari komunitas bisnis, lembaga pemerintah, dan akademisi. Kriteria tersebut direvisi dan diperbarui secara teratur seiring dengan tersedianya teori, penelitian, dan data baru dan seiring dengan perkembangan ekonomi global.
Pada tahun 2023 ini Denmark, Irlandia dan Swiss berhasil menempati posisi tiga besar berurutan dalam pemeringkatan daya saing yang diadakan oleh Institute for Management Development (IMD).
Reporter Magang: Sekar Andini Wibisono Putri