Bocoran Jadwal Jokowi Resmikan Kereta Cepat & LRT Jabodebek Bersamaan di Agustus 2023

Kepala Divisi LRT Jabodebek PT KAI (Persero) Mochamad Purnomosidi mengatakan, Jokowi secara beruntun akan meluncurkan pengoperasian Kereta Cepat Jakarta Bandung dan LRT Jabodebek sehari pasca perayaan HUT RI ke-73, 18 Agustus 2023.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Bocoran Jadwal Jokowi Resmikan Kereta Cepat & LRT Jabodebek Bersamaan di Agustus 2023
Jokowi Tinjau Proyek Pembangunan Rel Kereta Cepat. ©2021 Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membuat jadwal bakal meresmikan dua proyek strategis nasional (PSN) di sektor transportasi secara bersamaan. Proyek tersebut yakni Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dan LRT Jabodebek.

Kepala Divisi LRT Jabodebek PT KAI (Persero) Mochamad Purnomosidi mengatakan, Jokowi secara beruntun akan meluncurkan pengoperasian Kereta Cepat Jakarta Bandung dan LRT Jabodebek sehari pasca perayaan HUT RI ke-73, 18 Agustus 2023.

"Grand launching akan kita lakukan di Agustus, InsyaAllah tanggal 18. Permintaan Seskab grand launching akan bareng dengan KCJB. Nanti di 18 Agustus InsyaAllah 2 proyek strategis nasional kita yang di-lead KAI akan di-lauching, Kereta Cepat Jakarta Bandung dan LRT Jabodebek," ujarnya di Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/6).

Purnomosidi menyampaikan, Jokowi mulanya bakal naik LRT Jabodebek rute Dukuh Atas-Jatimulya hingga ke Stasiun Halim. Selanjutnya, beliau akan langsung jalan ke Bandung bersama Kereta Cepat Jakarta Bandung dari Stasiun Halim.

"Presiden akan naik dari Dukuh Atas, naik LRT sampai Halim. Dari Halim turun naik KCJCB ke Bandung. Dari Padalarang naik feeder yang disiapkan KAI ke stasiun Bandung," terangnya.

"Dari Padalarang ke Stasiun Bandung. Nanti beliau akan pulang ke Jakarta dengan Kereta Panoramic. Jadi itu rencana sampai hari ini akan dilakukan pada 18 Agustus," kata Purnomosidi.

Seperti diketahui, moda transportasi LRT Jabodebek memiliki dua rute, yakni Stasiun Dukuh Atas-Harjamukti dan Dukuh Atas-Jatimulya. Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut rencananya memilih rute Dukuh Atas-Jatimulya karena akan turun di Stasiun Halim, yang jadi titik temu dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Sementara KCJB memiliki panjang trade hingga 142,3 km, yang terbentang dari Jakarta hingga Bandung. Stasiun pemberhentiannya ada di Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar. Untuk bisa sampai ke Stasiun Bandung, Jokowi rencananya bakal turun di Stasiun Padalarang untuk lanjut naik kereta feeder.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi