Sebelum Bangkrut, Silicon Valley Bank Bagikan Bonus Untuk Karyawannya

Karyawan Silicon Valley Bank telah menerima bonus tahunan mereka pada Jumat (10/3) beberapa jam sebelum regulator menyita bank yang gagal tersebut. Perlu diketahui SVB mengalami kebangkrutan hanya dalam kurun waktu 48 jam. Ini menjadi kejadian yang besar sejak krisis keuangan di tahun 2008.

Siti Ayu Rachma
Oleh Siti Ayu Rachma - Reporter
Sebelum Bangkrut, Silicon Valley Bank Bagikan Bonus Untuk Karyawannya
dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Karyawan Silicon Valley Bank telah menerima bonus tahunan mereka pada Jumat (10/3) beberapa jam sebelum regulator menyita bank yang gagal tersebut. Perlu diketahui SVB mengalami kebangkrutan hanya dalam kurun waktu 48 jam. Ini menjadi kejadian yang besar sejak krisis keuangan di tahun 2008.

Melansir dari CNBC, Senin (13/3), bank yang berbasis di Santa Clara, California ini secara historis telah membayar bonus karyawan pada hari Jumat kedua bulan Maret, kata orang-orang yang menolak disebutkan namanya saat berbicara tentang penghargaan tersebut. Pembayaran tersebut untuk pekerjaan yang dilakukan pada tahun 2022 dan telah diproses beberapa hari sebelum bank tersebut ambruk.

Tahun ini, hari bonus kebetulan jatuh pada hari terakhir kemerdekaan SVB. Lembaga tersebut, dalam pergolakan bank yang dipicu oleh investor modal ventura dan pendiri startup yang panik, disita oleh Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) sekitar Jumat tengah hari.

Menurut Glassdoor, ukuran pembayaran tidak dapat ditentukan, tetapi bonus SB berkisar dari sekitar USD 12,000 untuk rekanan hingga USD 140.000 untuk direktur pelaksana.

Merujuk dalam data Bloomberg, SVB adalah bank publik dengan bayaran tertinggi pada tahun 2018, dengan karyawan mendapatkan rata-rata USD 250.683 untuk tahun itu. Bank tersebut memiliki 8.528 karyawan per Desember.

Rekomendasi