Menteri Erick: Akses Listrik Bisa Naikkan Taraf Hidup Warga Miskin

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan, akses listrik untuk warga miskin bisa memberikan peluang untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Menteri Erick mengatakan Kementerian BUMN terus meningkatkan rasio elektrifikasi.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Menteri Erick: Akses Listrik Bisa Naikkan Taraf Hidup Warga Miskin
Erick Thohir. ©2020 Merdeka.com/Ronald

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan, akses listrik untuk warga miskin bisa memberikan peluang untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Menteri Erick mengatakan Kementerian BUMN terus meningkatkan rasio elektrifikasi lewat Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

"Akses listrik untuk warga miskin bisa memberikan peluang kepada mereka meningkatkan taraf hidup sehingga bisa menggerakkan perekonomian nasional," ujar Menteri BUMN Erick seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Jumat (17/12).

Pemerintah melalui Kementerian BUMN hadir untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kementerian BUMN mendorong PLN untuk melakukan transformasi dan inovasi. Semoga industri dan kegiatan ketenagalistrikan kita berkontribusi lebih dalam memajukan serta menjawab kebutuhan negara serta masyarakat Indonesia," kata Menteri Erick.

Seperti diketahui menjadi BUMN yang berada di garda depan dalam penyediaan listrik nasional, PLN gencar membangun infrastruktur kelistrikan agar listrik tersebar merata ke penjuru negeri. Rasio Desa Berlistrik terus ditingkatkan agar tercipta integrasi perekonomian desa ke perekonomian nasional.

Pemerintah Menyediakan Listrik untuk Masyarakat Miskin Ekstrem

Pemerintah menyediakan sarana pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lima kabupaten prioritas di Provinsi Maluku, sebagai salah satu upaya untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem hingga akhir 2021.

Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, meninjau beberapa program pengurangan kemiskinan ekstrem untuk lima kabupaten prioritas di Provinsi Maluku, Rabu.

"Salah satu program yang ditinjau adalah program penyediaan listrik untuk masyarakat miskin ekstrem di Kabupaten Maluku Tengah," kata Wapres dilansir Antara, Rabu (13/10).

Di Kabupaten Maluku Tengah, program penyediaan listrik bagi masyarakat miskin ekstrem diberikan kepada rumah tangga di wilayah tanpa listrik PLN (off grid) dan wilayah tersedia listrik PLN (on grid). Penyediaan listrik tersebut merupakan program penting karena ketiadaan akses terhadap listrik ialah salah satu penyebab utama kemiskinan ekstrem.

Rekomendasi