Menteri Bahlil ke Industri Migas: Rangkul Pengusaha Lokal, Jangan Semua dari Jakarta

Meski secara kapasitas, para pengusaha dan pekerja di daerah tidak sebaik yang dari Jakarta, Bahlil tetap ingin mereka ikut dilibatkan. Sehingga terjadi transfer ilmu dan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menteri Bahlil ke Industri Migas: Rangkul Pengusaha Lokal, Jangan Semua dari Jakarta
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. ©2020 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), Bahlil Lahadalia menginginkan agar sektor industri hulu migas (minyak dan gas) memberi efek ganda (multiplier effect) lebih bagi perekonomian daerah.

Untuk itu, dia mengajak para pelaku industri migas besar merangkul pengusaha-pengusaha daerah untuk ikut serta menggarap proyek, meski secara kualitas tidak se-mumpuni seperti yang dari Jakarta.

Bahlil mengapresiasi kerja sama antara dirinya bersama SKK migas, yang selama ini sudah sangat baik dalam mengikutsertakan teman-teman pengusaha yang bermukim di sektor hulu.

"Karena kami punya satu kebijakan, silakan teman-teman pengusaha yang hulu (migas) ini mengerjakan project-project-nya di daerah, tapi jangan lupakan daerah," imbuh Bahlil saat The 2nd IOG 2021 di Bali Nusa Dua, Senin (29/11).

"Sudah harus kita mengubah, orang daerah sebagai subjek dan objek pembangunan ekonomi. Jangan semua kontraktor diambil dari Jakarta, harus teman-teman di daerah juga diikutkan," tegasnya.

Meski secara kapasitas, para pengusaha dan pekerja di daerah tidak sebaik yang dari Jakarta, Bahlil tetap ingin mereka ikut dilibatkan. Sehingga terjadi transfer ilmu dan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok.

"Katakanlah mereka belum siap. Ini kan pertanyaannya, ayam dulu atau telur dulu. Ini harus kita bareng-bareng, karena jangan hanya bencana yang didapatkan teman-teman daerah. Mereka juga harus jadi bagian dari pada proses pembangunan," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi