Gelombang Kartu Prakerja ke-18 sudah dibuka mulai Senin (16/8) malam ini. Pembukaan gelombang ini dilakukan untuk merespon minat masyarakat yang sangat tinggi terhadap Program Kartu Prakerja.
"Gelombang 18 Program Kartu Prakerja akan dibuka malam ini. 16 Agustus 2021, jam 19.00 WIB. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang sudah lama menunggu," kata Head of Communication Manajemen Pelaksana Prakerja, Louisa Tuhatu kepada wartawan, Senin (16/8).
Dia mengatakan, gelombang ke-18 ini adalah gelombang pertama yang menggunakan budget semester II sebesar Rp10 triliun. Pola dan skema pelaksanaan program di semester II ini sama dengan pola dan skema di semester 1-2021.
"Angkanya kurang lebih seperti itu karena setiap peserta akan mendapat 3.550.000," jelas dia,
Untuk kouta dan penutupan pendaftaran pada gelombang kali ini belum diumumkan. Namun, bagi masyarakat ingin melakukan daftar dapat segera dilakukan sekarang. "Kuota dan penutupan pendaftaran akan segera kami umumkan," imbuhnya.
Sebelumnya, Manajemen Prakerja juga mengajak masyarakat sudah punya akun di Kartu Prakerja tapi belum pernah lolos seleksi untuk melakukan update data. Nanti ketika gelombang 18 dibuka, mereka tetap bisa ikut mendaftar. "Mereka hanya tinggal ikutan dalam seleksi," imbuh dia.
Pemerintah Jokowi menambah alokasi anggaran Rp10 triliun untuk program Kartu Prakerja sebagai bagian dari perlindungan sosial selama pandemi Covid-19. Dengan demikian, total anggaran program Kartua Prakerja menjadi Rp30 triliun.
Advertisement
Anggaran Semula Rp20 Triliun
Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, bahwa semula pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program Kartu Prakerja yang menjangkau 5,6 juta orang peserta. Dengan tambahan alokasi ini maka pemerintah akan menjangkau 8,4 juta peserta.
"Kami akan tambahkan Rp10 triliun lagi, sehingga program kartu prakerja tadi bisa menambah jumlah peserta 2,8 juta sehingga total anggaran menjadi Rp30 triliun dengan total 8,4 juta," ujarnya dalam Konferensi Pers, ditulis Minggu (18/7).