Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19 Daerah PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali

Program vaksinasi massal juga akan mengerahkan TNI sebanyak 500 ribu target per hari, Polri 600 ribu per hari, Pemda sebanyak 1,2 juta per hari. Selebihnya kepada BKKBN dengan mengoptimalkan bidan sebagai vaksinator.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19 Daerah PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali
Vaksin Covid-19. ©2021 Merdeka.com

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah terus mempercepat vaksinasi terutama di daerah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di luar Jawa-Bali. Percepatan vaksinasi dilakukan dengan meningkatkan target jumlah suntikan per hari.

"Ini beberapa hal yang menjadi arahan presiden yaitu peningkatan vaksin. Kemudian arahan bapak presiden juga pembatasan PPKM yang ketat kemudian juga terkait isolasi terpusat," kata Airlangga dalam konferensi pers PPKM pada Senin (9/8).

Program vaksinasi massal juga akan mengerahkan TNI sebanyak 500 ribu target per hari, Polri 600 ribu per hari, Pemda sebanyak 1,2 juta per hari. Selebihnya kepada BKKBN dengan mengoptimalkan bidan sebagai vaksinator.

Dijelaskannya, khusus untuk di luar Jawa dan Bali sudah ada jadwal pengiriman vaksin yang akan tiba pada bulan ini sekira 77,5 juta dosis vaksin. Kementerian Kesehatan(Kemenkes) telah menyiapkan distribusinya ke seluruh provinsi/kabupaten/kota.

"Pemerintah Daerah agar tidak menyimpan stok vaksin, dan vaksinasi dosis dua mendesak untuk segera diberikan," tutur Airlangga.

Pemerintah juga sudah menyiapkan jadwal pengiriman vaksin ke 45 kabupaten/kota PPKM level 4 dan 4 kabupaten/kota di Papua untuk mendukung PON.

Airlangga mengatakan ketersediaan vaksin untuk luar Jawa-Bali antara lain akan dicukupi dengan adanya pengiriman pada Juli- Agustus 10.620.340.

Kemudian yang akan hadir pada 12 Agustus sebanyak 6.000.000 dosis, dan ada pengiriman pada 16 atau 17 Agustus 2021 sebanyak 5.628.000 dosis. "Dan diharapkan ini bisa terkirim minggu ketiga bulan Agustus sebesar 34 juta dari total 73 juta yang akan datang pada bulan Agustus," jelasnya.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi