Bupati Sleman: Stok Beras Cukup untuk 6 Bulan, Masyarakat Jangan Panic Buying

Sri Purnomo menerangkan, ada kurang lebih 7.576 hektare lahan pertanian produktif di Sleman. Dari jumlah luas lahan tersebut, Sri Purnomo menyampaikan jika per hektare lahan pertanian bisa menghasilkan 57,25 kuintal beras.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Sleman: Stok Beras Cukup untuk 6 Bulan, Masyarakat Jangan Panic Buying
Bupati Sleman, Sri Purnomo. ©2020 Dok Humas Sleman

Bupati Sleman, Sri Purnomo memastikan ketersediaan beras untuk wilayah Sleman masih mencukupi di tengah pandemi virus corona. Bahkan Sri Purnomo mengklaim persediaan beras hingga enam bulan ke depan di wilayahnya masih cukup.

Sri Purnomo menerangkan, ada kurang lebih 7.576 hektare lahan pertanian produktif di Sleman. Dari jumlah luas lahan tersebut, Sri Purnomo menyampaikan jika per hektare lahan pertanian bisa menghasilkan 57,25 kuintal beras.

"Dengan produktivitas 57,25 kuintal per hektare dalam luas 7.576 hektare, dapat menambah ketersediaan beras sejumlah 27.766 ton. Dapat dipastikan cukup untuk ketersediaan hingga 6 bulan ke depan," ujar Sri Purnomo, Rabu (1/4).

Sri Purnomo berharap, adanya stok beras untuk enam bulan ke depan ini bisa membuat masyarakat tidak perlu panik. Masyarakat juga diimbau agar tidak perlu menimbun beras secara berlebihan.

"Saya mengimbau kepada masyarakat Sleman agar tidak menimbun atau membeli beras secara berlebihan. Jangan sampai terjadi panic buying, padahal ketersediaan pangan kita mencukupi," tegas Sri Purnomo.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman Heru Saptono menyampaikan selain beras, stok bahan makanan lainnya pun diprediksi aman bagi warga Sleman hingga akhir bulan April 2020.

"Di kita ada beras sebanyak 39.377 ton, cabai 222 ton, daging ayam 5.576 ton, telur 494 ton, dan ikan 4.916 ton," terang Heru.

Rekomendasi