Gandeng BMW hingga Toyota, BRI Siapkan Rp 150 M untuk Kredit Mobil Listrik

Dia menjelaskan, bentuk kredit mobil listrik akan berbeda dengan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) lainnya.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Gandeng BMW hingga Toyota, BRI Siapkan Rp 150 M untuk Kredit Mobil Listrik
Direktur Konsumer BRI, Handayani.. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyiapkan pembiayaan kredit kendaraan bermotor atau KKB rendah emisi karbon (low cabon emission vehicle/LCEV) sebanyak Rp 100 miliar.

"Kemarin kita sudah siapkan alokasi kredit kendaraan bermotor listrik Rp 100 miliar untuk tahap awal," kata Direktur Konsumer BRI, Handayani saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (18/8).

Jika permintaan pada tahap awal banyak, dia menyebutkan angka tersebut dapat bertambah hingga Rp 150 miliar. "Tapi kalau ada pemrintaan banyak, makin kita tingkatkan," ujarnya.

Dia menjelaskan, bentuk kredit mobil listrik akan berbeda dengan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) lainnya.

"Ini kan agak beda ya soal listrik, CC-nya agak beda dengan reguler, jadi khususlah, enggak seperti CC yang biasa dan juga dipaket kita yang reguler bermotor itu kita sediakan chargernya, biar enggak bingung," ujarnya.

Dalam program ini, bank pelat merah tersebut menggandeng Mercedes-Benz, BMW, Nissan, Toyota, Mitsubishis, serta agen pemegang merek (APM) lain yang siap menjual kendaraan rendah emisi karbon. "Kemarin kita gandengnya BMW, Mercedes, Toyota dan Mitsubishi," ujarnya.

"Tapi memang saat ini yang sudah ready stock itu BMW karena memang Honda dan Toyota sedang on proses kesediaan mobilnya. Mitsubishi juga sudah siap. Kita kapan saja siap," dia menambahkan.

Dia menegaskan akan berhati-hati dalam menggandeng APM dalam program tersebut. Terlebih mobil listrik merupakan hal yang baru. "Kita lihat nama dan kualitas yang teruji baik. Ini kan sesuatu yang baru, jadi kita pilih brand yang after salesnya baik," tutupnya.

Rekomendasi