Buka 5.000 Lapangan Kerja, Pabrik BYD Pertama di Indonesia Resmi Beroperasi di Subang

Pabrik BYD Indonesia di Subang, Jawa Barat telah menyerap sekitar 5.000 tenaga kerja lokal. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 20.000 pekerja.

Cinta Najwa Fauzi
Oleh Cinta Najwa Fauzi - Reporter
Buka 5.000 Lapangan Kerja, Pabrik BYD Pertama di Indonesia Resmi Beroperasi di Subang
Grand Inauguration of BYD Indonesia Factory

Pabrik kendaraan listrik BYD Indonesia di Subang, Jawa Barat, resmi beroperasi pada Kamis (3/9/2026). Kehadiran fasilitas manufaktur pertama BYD di Indonesia ini tidak hanya memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.

Vice President BYD Co. Ltd., Liu Xueliang, menyampaikan bahwa pabrik seluas 126 hektare dengan nilai investasi mencapai Rp16 triliun tersebut saat ini telah menyerap sekitar 5.000 pekerja lokal. Ke depannya, BYD menargetkan penyerapan tenaga kerja dapat terus bertambah hingga menyentuh angka 20.000 orang.

"Awalnya kami melihat Subang hanya lahan kosong, tetapi setelah pabrik BYD dibangun, banyak warga lokal yang dapat bekerja di sini," ujar Liu dalam acara peresmian.

 

Transfer Teknologi dan Penguatan Komponen Lokal

Persebaran Pekerja Pabrik BYD Indonesia
Persebaran Pekerja Pabrik BYD Indonesia

Saat ini, komposisi SDM di pabrik BYD Indonesia didominasi oleh 90 persen tenaga kerja lokal dan 10 persen tenaga kerja asal China. Diketahui bahwa pekerja asing tersebut dihadirkan bukan sebagai mayoritas, melainkan bertindak sebagai mentor untuk mempercepat proses transfer pengetahuan serta keahlian kepada para pekerja lokal.

Selain pemberdayaan tenaga kerja, BYD juga berkomitmen memperkuat rantai pasok dalam negeri dengan menggandeng pemasok lokal. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

BYD menargetkan pemenuhan TKDN minimal sebesar 40 persen pada tahun ini, yang kemudian diproyeksikan naik menjadi minimal 60 persen pada 2027, dan mencapai minimal 80 persen pada 2028.

 

Capaian Strategis dan Komitmen Ekosistem BYD

Peresmian pabrik BYD di Subang ini juga dirangkaikan dengan momentum bersejarah berupa penyerahan unit mobil BYD ke-100.000 di Indonesia, yaitu varian BYD M6 DM yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Liu menegaskan bahwa pengoperasian pabrik ini sejalan dengan visi global BYD untuk menghadirkan pilihan kendaraan energi baru yang beragam bagi masyarakat Indonesia.

Kiprah BYD di Indonesia didukung oleh performa globalnya yang solid. Setelah mencatatkan penjualan sebanyak 4,6 juta unit kendaraan pada 2025, BYD telah memproduksi kumulatif hingga 17,8 juta unit kendaraan per Agustus 2026.

Guna menopang pertumbuhan skala produksi tersebut, BYD saat ini telah bermitra dengan sekitar 100 jaringan di Indonesia dan menargetkan jumlah mitra tersebut meningkat dua kali lipat pada tahun depan. Di samping itu, BYD juga berkomitmen memperbanyak pembangunan stasiun pengisian daya (SPKLU) demi mempercepat akselerasi ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh di tanah air.

Rekomendasi