Menteri Syafruddin Minta PNS Tak Bolos Masuk Pada 10 Juni, Ingatkan Bakal Ada Sanksi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Syafruddin, mengingatkan agar para pegawai negeri sipil (PNS) jangan ada yang terlambat bekerja usai libur Lebaran 2019. Hal ini disampaikannya usai halal bihalal di kediaman Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri di jalan Teuku Umar, Jakarta.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menteri Syafruddin Minta PNS Tak Bolos Masuk Pada 10 Juni, Ingatkan Bakal Ada Sanksi
Menpan RB Syafruddin Soal PNS Libur Lebaran 2019. ©Liputan6.com/Putu Merta

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Syafruddin, mengingatkan agar para pegawai negeri sipil (PNS) jangan ada yang terlambat bekerja usai libur Lebaran 2019. Hal ini disampaikannya usai halal bihalal di kediaman Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri di jalan Teuku Umar, Jakarta.

"(ASN) supaya jangan terlambat. Tanggal 10 harus masuk," ucap Menteri Syafruddin di Jakarta, Rabu (5/6).

Dia menegaskan, jika ada yang membolos atau tak masuk di hari tersebut tanpa keterangan, maka akan dikenakan sanksi. "Kalau tidak (masuk tanpa keterangan), ada sanksinya," tukasnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB) melarang Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk menggunakan mobil dinas untuk mudik 2019. Sanksi pun telah disiapkan bagi para PNS yang melanggar ketentuan ini.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian PAN-RB, Mudzakir, mengatakan bagi PNS ketahuan menggunakan mobil dinas untuk mudik, maka akan dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. "Nanti dinilai berdasarkan PP 53/2010 tentang Disiplin PNS," kata dia.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi