Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin mengatakan, akan melibatkan atlet berprestasi internasional tahun 2018 di formasi khusus seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018.
"Ikut (Atlet berprestasi internasional), ikut, saya ikutkan (formasi CPNS 2018). Sesuai janji kita kepada atlet harus diikutkan," tutur Syafruddin di kantornya, Senin (22/10).
Nantinya, pihaknya akan mengecek Permenpora Nomor 6 Tahun 2018 tentang persyaratan dan mekanisme seleksi dan pengangkatan olahragawan berprestasi menjadi calon pegawai negeri sipil tahun 2018.
"Kuotanya berapa? Ini validasi dari Kemenpora dulu. Jadi masih bertambah lagi, lagi divalidasi belum baku datanya karena Asian Para Games (APG) baru selesai, jadi masih divalidasi," ungkapnya.
"Asian Para Games, Asian Games ada yang mengundurkan, ada yang ini, belum lengkap. Saya kemarin minta kemenpora supaya APG ini segera dimasukan," tambah dia.
Seperti diketahui, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, atlet yang diterima untuk menjadi CPNS adalah mereka yang minimal meraih medali perunggu pada Olimpic dan atau Paralympic Games tahun 2016 dan atau Kejuaraan Dunia tahun 2016 yang diakui oleh federasinya. Adapun peraturan ini mengacu pada Permenpora Nomor 6 Tahun 2018.
Permenpora Nomor 6 Tahun 2018 itu juga menyatakan atlet yang diterima untuk menjadi CPN adalah minimal medali perak pada Asian Games dan atau Asian Para Games tahun 2014 dan atau Kejuaran Asia tahun 2014 yang diakui oleh federasinya.
Kemudian minimal medali emas pada Sea Games dan atau Asean Para Games tahun 2015 dan atau tahun 2017 dan atau Asia Tenggara tahun 2017. Sedangkan olahragawan/olahragawati berprestasi internasional pada tahun 2018 tidak dapat diangkat menjadi CPNS pada tahun 2018 ini melalui jalur Formasi khusus Olahragawan/Olahragawati Berprestasi.
Reporter: Bawono Yadika Tulus
Sumber: Liputan6.com