OJK sebut generasi milenial rentan terkena masalah keuangan

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, mengatakan generasi muda saat ini masih sedikit yang memahami keuangan atau literasi keuangan. Hasil survei nasional 3 tahunan OJK tercatat masih sebagian kecil anak muda yang sudah memiliki pemahaman terkait keuangan.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
OJK sebut generasi milenial rentan terkena masalah keuangan
Dewan Komisioner OJK Tirta Segara. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, mengatakan generasi muda saat ini masih sedikit yang memahami keuangan atau literasi keuangan. Dia mengungkapkan, hasil survei nasional 3 tahunan OJK mengenai literasi dan inklusi keuangan tahun 2017 tercatat masih sebagian kecil anak muda yang sudah memiliki pemahaman terkait keuangan.

"Terdapat hanya 64,2 persen pelajar atau mahasiswa yang menggunakan produk dan layanan keuangan namun hanya 23,4 persen pelajar dan mahasiswa yang telah memiliki pengetahuan, keterampilan atau keyakinan bahkan sikap maupun perilaku keuangan," kata Tirta, di Menara Radius Prawiro, Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Senin (21/5).

Tirta menjelaskan, anak muda saat ini berisiko terkena masalah keuangan sebab kurang dibekali dengan literasi keuangan. "Ini ada sebuah resiko karena mereka punya akses tetapi tidak paham apa yang diakses, tidak paham apa yang dibeli dari jasa-jasa keuangan," ujarnya.

Tirta mengatakan, anak muda yang tergolong pelajar dan mahasiswa saat ini cenderung sudah mempunyai akses terhadap produk-produk keuangan yang ditawarkan, namun masih sedikit pemahaman yang mereka miliki. "Saat ini produk keuangan bahkan sudah ditawarkan kepada anak-anak muda. Jadi pada masanya mereka sudah mulai bisa membuat keputusan, ini perlu sudah dibekali dengan pengetahuan yang baik."

Rekomendasi