Impor Maret capai USD 14,49 M, peningkatan terbesar golongan mesin & pesawat mekanik

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia Maret 2018 mencapai USD 14,49 miliar atau naik 2,13 persen dibanding Februari 2018. Jika dibandingkan Maret 2017, impor juga meningkat 9,07 persen. Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Maret 2018 ditempati oleh China.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Impor Maret capai USD 14,49 M, peningkatan terbesar golongan mesin & pesawat mekanik
Kepala BPS Suhariyanto. ©2017 Merdeka.com/Saugy Riyandi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia Maret 2018 mencapai USD 14,49 miliar atau naik 2,13 persen dibanding Februari 2018. Jika dibandingkan Maret 2017, impor juga meningkat 9,07 persen.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan impor nonmigas Maret 2018 mencapai USD 12,23 miliar atau naik 2,30 persen dibanding Februari 2018. Sementara jika dibanding Maret 2017 meningkat 11,08 persen.

"Impor migas Maret 2018 mencapai USD 2,26 miliar atau naik 1,24 persen dibanding Februari 2018, namun turun 0,64 persen dibanding Maret 2017," ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (16/4).

Peningkatan impor nonmigas terbesar Maret 2018 dibanding Februari 2018 adalah golongan mesin dan pesawat mekanik USD 286,9 juta (14,84 persen), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan mesin dan peralatan listrik sebesar USD 153,1 juta (9,19 persen).

Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Maret 2018 ditempati oleh China dengan nilai USD 10,16 miliar (27,30 persen), Jepang USD 4,33 miliar (11,64 persen), dan Thailand USD 2,57 miliar (6,89 persen). "Impor nonmigas dari ASEAN 20,84 persen, sementara dari Uni Eropa 9,41 persen."

Nilai impor semua golongan penggunaan barang baik barang konsumsi, bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari–Maret 2018 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing 22,08 persen, 18,35 persen, dan 27,72 persen.

Rekomendasi