Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau langsung pembangunan east connection dan pengerjaan pembangunan run way atau landasan pacu ke-3 dan apron kargo Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (15/4).
Menhub Budi berharap, perluasan pembangunan kawasan Bandara Soekarno-Hatta mampu mendukung peningkatan kapasitas penumpang di Bandara untuk tahun-tahun mendatang.
"Intinya Soekarno-Hatta akan meningkatkan kapasitas, yang sekarang 62 juta penumpang bisa menjadi 100 juta penumpang pada 2025," katanya di proyek pengerjaan Taxy way Bandara Soetta, Minggu (16/4).
Dengan target itu, dari 81 pergerakan pesawat setiap jamnya, akan bertambah menjadi 114 pergerakan pesawat per jam dengan peningkatan kapasitas yang saat ini tengah dalam pengerjaan.
"Kalau diterjemahkan dalam bentuk movement, sekarang ini sudah 81 pergerakan per jam, nanti kita harapkan 114 pergerakan, karenanya akan kita bangun run way 3 disertai dengan taxy way. Selain itu kita juga membangun kargo village karena permintaan akan barang ini banyak sekali," ucap Budi.
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, M. Awaludin menargetkan penyelesaian pembangunan run way 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Agustus 2019 mendatang. Menurutnya saat ini, pembangunan itu sudah dimulai secara paralel, yang diawali dengan pembangunan taxy way.
Saat ini dari total 216 hektar lahan yang akan dibebaskan, 115 hektar telah dibayarkan kepada pemiliknya. Sambil proses pembebasan itu berjalan, pihaknya melakukan pembangunan secara paralel untuk proyek ini.
"Pembebasan lahan sampai Jumat (14/4) kemarin sudah 115 hektar dari rencana 216 hektar. Jadi masih sisa 101 hektar, asumsi ini akan kita selesikan bulan Agustus atau september 2018," ucap dia.
Untuk percepatan penyelesaian pembangunan ini, dia juga akan segera melakukan pembangunan pada lahan run way yang sudah dibayarkan, pada akhir April 2018 ini. "Pekerjaan ini dilakukan paralel, dan terhadap lahan yang sudah bisa dibangun untuk run way, kita akan mulai di ahir bulan ini oleh PT PP selaku kontraktor," terang Awaludin.
Hingga saat ini, progres pembangunan taxy way sudah 10 persen, dan ditargetkan selesai pada Agustus 2019 besok. "Untuk run way 16 bulan, kita hitung sekitar Juli atau Agustus 2019. Jadi target Agustus 2019 nanti bisa selesai."