KEIN sebut pelemahan Rupiah dipengaruhi rencana kenaikan suku bunga The Fed

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Arif Budimanta turut menanggapi melemahnya Rupiah terhadap USD yang terjadi beberapa waktu belakangan. Menurutnya, melemahnya Rupiah didorong oleh rencana The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) untuk menaikkan suku bunganya.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
KEIN sebut pelemahan Rupiah dipengaruhi rencana kenaikan suku bunga The Fed
Fraksi PDIP Arif Budimanta. ©2014 merdeka.com

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Arif Budimanta turut menanggapi melemahnya Rupiah terhadap USD yang terjadi beberapa waktu belakangan. Menurutnya, melemahnya Rupiah didorong oleh rencana The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) untuk menaikkan suku bunganya.

"Indikasi dari kebijakan bank sentral Amerika serikat yang berencana menaikkan Fed Fund Rate itu. Minimal 3 kali bahkan 4 di tahun ini," ujar Arif di Jakarta, Sabtu (3/3).

Selain itu, posisi neraca perdagangan Indonesia dari Januari sampai Februari yang relatif negatif turut memberikan kontribusi pada terdepresiasinya rupiah.

"Salah satunya mungkin karena tekanan harga minyak yang meninggi. Kita lihat juga posisi current account kita yang kembali ke defisit," kata dia.

Untuk itu, strategi untuk kembali menguatkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia harus dengan meningkatkan ekspor dengan neraca perdagangan yang surplus. "Kan kalau ekspornya naik, meningkatkan devisa," jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga harus menjaga keseimbangan harga di pasar, sebab harga akan sangat berpengaruh terhadap inflasi. "Menjaga keseimbangan harga di pasar. Karena akan berpengaruh terhadap inflasi. Transmisinya walaupun perlahan-lahan akan berpengaruh terhadap inflasi," tandasnya.

Rekomendasi