Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menggelar pekan olahraga antar warga binaan pemasyarakatan dan seluruh jajaran. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, menyatakan bahwa ajang ini khusus diikuti oleh seluruh pejabat struktural, petugas pemasyarakatan, serta warga binaan. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Gorontalo, Kota Gorontalo.
Junaidi Rison menjelaskan bahwa pekan olahraga ini merupakan bagian integral dari program pembinaan kepribadian. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kebersamaan, disiplin, serta rasa cinta tanah air di dalam lingkungan lapas.
Advertisement
Advertisement
Meningkatkan Sportivitas dan Kebersamaan di Lapas Gorontalo
Pekan olahraga yang diadakan oleh Lapas Kelas IIA Gorontalo ini dirancang sebagai sarana untuk memperkuat nilai-nilai positif di antara warga binaan dan petugas. Junaidi Rison menekankan pentingnya ajang ini dalam membangun karakter dan moral.
Seluruh peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama perlombaan berlangsung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara semua pihak yang terlibat.
Disiplin dan rasa cinta tanah air menjadi fokus utama dalam setiap cabang olahraga dan permainan tradisional yang dipertandingkan. Hal ini sejalan dengan semangat peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Advertisement
Kepala Lapas Gorontalo berharap kegiatan ini dapat menciptakan atmosfer yang positif dan kondusif di dalam lingkungan Lapas.
Advertisement
Menjaga Ketertiban dan Persaudaraan Antar Warga Binaan
Dalam pelaksanaan pekan olahraga ini, Kepala Lapas Junaidi Rison memberikan penekanan khusus pada pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menghindari segala bentuk keributan sekecil apa pun.
Penekanan ini berlaku bagi jajaran pejabat fungsional, petugas pemasyarakatan, maupun warga binaan pemasyarakatan. Tujuannya adalah untuk merawat dan membina tali persaudaraan yang telah terjalin.
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi pengingat bersama. Semangat persatuan, disiplin, dan optimisme perlu terus ditumbuhkan di lingkungan Lapas Gorontalo.
Advertisement
Lapas Kelas IIA Gorontalo berkomitmen untuk menghadirkan pembinaan yang positif. Hal ini agar warga binaan dapat mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan kembali ke masyarakat.
Advertisement
Pembinaan Positif Menuju Kemandirian
Pekan olahraga antar warga binaan ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan permainan tradisional. Seluruh blok hunian di Lapas Kelas IIA Gorontalo turut serta dalam kemeriahan ini.
Kepala Lapas Gorontalo, Junaidi Rison, secara simbolis membuka pekan olahraga dengan melakukan servis pertama pada pertandingan bola voli. Aksi ini menandai dimulainya laga bola voli sebagai cabang olahraga pembuka.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Gorontalo untuk memberikan pembinaan yang komprehensif. Tujuannya adalah agar warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.
Advertisement
Melalui kegiatan ini, Lapas Gorontalo berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Ini adalah bentuk nyata dari pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan perubahan positif.
Sumber: AntaraNews