Masalah infrastruktur transportasi masih jadi pekerjaan rumah Jokowi-JK

Pemerintah Jokowi-JK akan memasuki tahun ketiganya memimpin Indonesia pada 20 Oktober 2018. Program pembangunan infrastruktur transportasi menjadi salah satu program prioritas pemerintah saat ini.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Masalah infrastruktur transportasi masih jadi pekerjaan rumah Jokowi-JK
Menhub Budi Karya luncurkan Tol laut. Hana Adi©2016 Merdeka.com

Pemerintah Jokowi-JK akan memasuki tahun ketiganya memimpin Indonesia pada 20 Oktober 2018. Program pembangunan infrastruktur transportasi menjadi salah satu program prioritas pemerintah saat ini. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah saat ini fokus untuk mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur transportasi dan konektivitas di seluruh Indonesia.Namun, pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya pada aspek fisik saja, tapi yang juga fungsi dan turut menyokong perekonomian serta memenuhi kebutuhan masyarakat."Kalau pembangunan tentunya ada Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati. Satu target terukur, misalnya Patimban dibangun untuk mendatangkan terminal mobil karena pabrik mobil di Bekasi kan banyak. Kertajati kita bangun untuk haji. Kita akan konsentrasi tahun depan selesai agar haji yang selama ini susah akan ke sana. Ini yang menjadi keinginan kita agar fungsi fasilitas bisa selesaikan masalah," ujar Budi di Redtop Hotel, Jakarta, Senin (16/10).Peningkatan kualitas tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi juga mengembangkan Indonesia dari daerah tempat proyek tersebut dibangun. Selain itu, pembangunan infrastruktur yang digalakkan Pemerintah Jokowi juga bertujuan untuk memberikan layanan yang makin baik kepada masyarakat, sehingga masyarakat menjadi lebih nyaman dalam menggunakan sarana-sarana umum."Untuk Kereta Api, kita detail bahas bagaimana angkutan massal di Jakarta bisa mengangkut masyarakatnya, bukan saja dengan proyek triliunan Rupiah tapi bagaimana orang beralih dari angkutan motor, mobil kecil ke angkutan massal," katanya.Untuk itu, Budi berharap pembangunan tersebut dapat mengatasi masalah yang selama ini sering dijumpai masyarakat. "Amanah ke saya adalah menciptakan konektivitas. Kita bukan hanya bangun fungsinya. Ini yang menjadi passion kita agar fungsi fasilitas bisa selesaikan masalah," jelas Budi.

Rekomendasi